Berita7.co.id — SMAN 1 Manokwari keluar sebagai juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Barat setelah mengumpulkan 125 poin, mengungguli SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat di posisi kedua (120 poin) dan SMAN 2 Manokwari di peringkat ketiga (100 poin).
Dengan hasil itu, SMAN 1 Manokwari akan mewakili Provinsi Papua Barat pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026.
Kompetisi tingkat provinsi digelar di Ballroom Aston Niu Manokwari, Kabupaten Manokwari, Sabtu (11/7/2026) dan diikuti sembilan sekolah menengah, termasuk SMA, SMK, serta Madrasah Aliyah dari berbagai kabupaten di Papua Barat.
Ketatnya Pertarungan Di Babak Final
Babak final berjalan sengit. Tiga tim terbaik—SMAN 1 Manokwari, SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, dan SMAN 2 Manokwari—bergantian memimpin perolehan nilai hingga soal terakhir dibacakan.
Salah seorang anggota tim SMAN 1 Manokwari, I Putu Ayu Puja Prameswari, menyatakan syukur atas kesempatan mewakili provinsi dan menyebut persiapan berjalan berat karena ada anggota tim yang sempat sakit.
“Kami sangat bersyukur karena mendapat kesempatan mewakili Papua Barat di tingkat nasional. Persiapan kami tidak mudah, bahkan ada anggota tim yang sempat sakit. Kami akan terus belajar dan memperbaiki kekurangan agar dapat memberikan hasil terbaik di Jakarta,”
Suasana Kompetisi dan Sportivitas
Di babak penyisihan, suasana sempat haru ketika peserta SMAN 1 Bintuni gagal melaju ke final. Seorang siswi, Aurelia, menundukkan kepala sambil menahan haru setelah timnya dikalahkan tipis oleh SMAN 2 Manokwari berdasarkan akumulasi nilai dari tiga sesi: Wawasan Empat Pilar, Tematik, dan Rebutan.
“Kami sudah berjanji kepada guru-guru dan teman-teman untuk menjadi juara tingkat provinsi. Namun, hari ini kami belum berhasil mewujudkannya,” kata Aurelia dalam keterangan tertulis.
Moment haru itu segera berubah menjadi bentuk sportivitas saat peserta sekolah lain mendatangi dan memberi semangat kepada tim yang gagal melaju, mencerminkan bahwa kompetisi juga membangun persaudaraan dan karakter kebangsaan.
Apresiasi dan Penghargaan
Kepala SMAN 1 Manokwari, Lucinda Patricia Mandobar, menyampaikan apresiasi kepada siswa, guru pembina, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung keberhasilan tim sekolahnya.
Panitia juga menobatkan pemenang yel-yel terbaik untuk tiap babak penyisihan: SMAN 1 Prafi (Penyisihan I), SMAN 1 Bintuni (Penyisihan II), dan SMAN 1 Manokwari (Penyisihan III).
Tujuan Program LCC Empat Pilar
Wachid Nugroho, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, yang membuka acara, menegaskan LCC Empat Pilar tidak hanya menguji kemampuan akademik tetapi juga berfungsi membentuk karakter kebangsaan.
Menurutnya, lomba mendorong pelajar memahami dan menginternalisasi nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian LCC Empat Pilar 2026 telah dimulai sejak 31 Maret 2026 dan digelar bertahap di 38 provinsi; para juara provinsi akan berkompetisi di tingkat nasional di Jakarta pada Agustus 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, menyatakan LCC Empat Pilar merupakan wahana strategis menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda. Ia menekankan bahwa selain mengejar kemenangan, tujuan yang lebih penting ialah tumbuhnya generasi berintegritas, menghargai keberagaman, dan berkomitmen pada kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui penyelenggaraan ini, MPR RI berupaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempersiapkan calon pemimpin yang berkarakter dan berwawasan konstitusi.
Ikuti Berita7.co.id
