Jakarta – Momen unik terjadi saat peresmian 1.179 Sekolah Polisi Penegak Pendidikan dan Pelatihan (SPPG) Polri serta gudang ketahanan pangan Polri di seluruh Indonesia, Jumat (13/2/2026). Sejumlah siswa Sekolah Dasar di Papua Barat mendapatkan kesempatan berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dan ‘menagih’ program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dialog Interaktif Virtual
Acara yang berlangsung di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, ini turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam sesi dialog interaktif secara virtual, Presiden Prabowo berkesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah, termasuk jajaran Polda Papua Barat.
Antusiasme Penerima MBG di Papua
Wakapolda Papua Barat, Brigjen Sulastiana, melaporkan bahwa penerima MBG di Kampung Wamesa merupakan masyarakat asli Papua. Ia menyampaikan antusiasme warga terhadap program tersebut. “Kami sangat antusias mengingat kemanfaatan MBG bagi 132 penerima di Kampung Wamesa ini terdiri dari TK 16, SD 90, ibu hamil 5, ibu menyusui 6 dan balita 15 yang semuanya masyarakat asli Papua yang sangat membutuhkan MBG,” ujar Sulastiana.
‘Tagihan’ dari Siswa SD
Dalam dialog virtual tersebut, sejumlah siswa SD YPK Betlehem Wamesa, Kabupaten, tampak bersemangat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pembangunan dapur MBG di kampung mereka, sambil berharap program tersebut segera terealisasi di sekolah mereka. “Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Ditunggu ya MBG-nya di sekolah kami, SD YPK Betlehem Wamesa, Kabupaten. Terima kasih Bapak Presiden,” ujar mereka serempak.
Respons dan Tindak Lanjut Presiden
Mendengar ucapan para siswa, Presiden Prabowo tersenyum dan langsung menanyakan apakah MBG sudah mulai dibagikan. “Saya sangat gembira, saya sangat bangga. Saudara-saudara dari kepolisian bekerja dengan sangat baik di tempat-tempat yang susah. Saya sangat gembira melihat anak-anak cerah, anak-anak kita penuh harapan. Sekarang saya bertanya, ini MBG sudah mulai dibagikan?” tanya Prabowo.
Brigjen Sulastiana kemudian menjelaskan bahwa pembagian MBG di Wamesa belum dimulai karena masih menunggu verifikasi dari Badan Pangan Nasional (BPN). Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo segera meminta Kepala BPN, Dadan Hindayana, untuk mempercepat proses verifikasi. “BGN segera ya diverifikasi. Oke saya percaya Pak Dadan bisa cepat ya,” tegas Prabowo, meyakini MBG akan segera dibagikan kepada anak-anak sekolah tersebut.






