Jakarta – Ibrahim Malik, putra dari selebriti Shyalimar Malik, memiliki cita-cita besar di dunia hiburan dan bisnis. Bocah berusia 10 tahun ini secara terang-terangan ingin meniru kesuksesan figur publik seperti Raffi Ahmad dan Denny Sumargo.
Ambisi Ibrahim Malik
Keinginan Ibrahim untuk menjadi sosok yang sukses di berbagai bidang terungkap saat Shyalimar Malik mendampingi putranya dalam sebuah kejuaraan basket. “Penginnya dia ke depannya tuh jadi atlet, penginnya jadi selebriti juga, pengusaha. Dia bilang, ‘Aku mau kayak Denny Sumargo, pengin kayak Raffi Ahmad. Kan dikenal, Mom, terus bisa bisnis juga,’ katanya gitu. Bisa jadi pejabat juga,” ujar Shyalimar Malik saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/1/2026).
Bagi Ibrahim, Raffi Ahmad bukan sekadar seorang artis. Ia melihat sosok presenter asal Bandung itu sebagai pribadi yang komplet, tidak hanya sukses di dunia hiburan tetapi juga memiliki berbagai lini bisnis yang mapan. “Iya aku mau saja (jadi artis). Mau terkenal,” ungkap Ibrahim.
Pembuktian Diri dan Perjuangan Sang Ibu
Di balik mimpi besar Ibrahim, terselip pula motivasi untuk membuktikan diri. Langkah ini menjadi bagian dari pembuktian bagi Shyalimar Malik yang telah membesarkan Ibrahim seorang diri sejak kecil. Perjuangan yang tidak mudah itu kini telah dilalui oleh istri dari Eric Syafutra tersebut.
“Pengin membalas rasa sakit hati. Mau nabung juga biar bisa bahagiakan Mami,” kata Ibrahim, menunjukkan keinginan tulusnya untuk membahagiakan sang ibu. Shyalimar Malik menambahkan, “Aku cuma pengin dia dikenal. Karena dia dulu sempat, ya kalian tahulah, ada berita-berita zaman dulu sama bapak kandungnya.”
Hasrat Pembuktian Sang Ibu
Hasrat untuk membuktikan diri juga kuat dirasakan oleh Shyalimar Malik, yang juga dikenal sebagai pemain film Gunung Kawi. Ia ingin menunjukkan kepada publik, terutama mantan suaminya, bahwa ia mampu membesarkan anak seorang diri.
“Pengin ngebuktiin saja gitu kalau aku tuh bisa. Benar-benar bisa ngerawat dia. Dan dia (Ibrahim) sendiri pun juga pengin ngebuktiin bahwa ‘aku harus terkenal’ gitu. Jadi aku kayak pengin membuktikan bahwa, ‘Ini lho dia sekarang!’. Umur segini, umur 10 tahun, alhamdulillah bisa mandiri, banyak prestasinya,” pungkas Shyalimar Malik.






