Berita7.co.id — Lagu “Pulang” karya Float dikenal luas sebagai nomor indie folk bernuansa syahdu yang kerap masuk daftar putar saat bepergian atau merindukan suasana rumah. Meski terdengar tenang di telinga pendengar, proses produksi di baliknya berisi konflik dan tantangan serius.
Sumber naskah menyebutkan lagu tersebut sesungguhnya ditulis jauh sebelum Float resmi terbentuk. Namun ketika masuk tahap produksi pada awal 2000-an, proses rekaman menghadapi kendala besar: data digital yang memuat seluruh komposisi dan aransemen “Pulang” hilang.
Kehilangan data itu memaksa personel Float menyusun ulang aransemen dari awal. Pekerjaan yang semestinya bisa diselesaikan lebih cepat berubah menjadi proses panjang, sehingga penyelesaian lagu molor hampir satu tahun.
Setelah menjalani proses rekonstruksi aransemen dan rekaman ulang, “Pulang” akhirnya dirilis sebagai bagian dari EP berjudul No-Dream Land pada 2005. Perjalanan panjang produksi lagu ini menjadi latar di balik ketenangan musik yang dinikmati banyak pendengar.
Ikuti Berita7.co.id
