Berita7 — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menerbitkan laporan eksplorasi triwulanan untuk periode kuartal II tahun 2026, yang mencakup kegiatan di beberapa area tambang milik perusahaan dan entitas anak.
Sekretaris Perusahaan PTBA, Eko Prayitno, menyampaikan bahwa pelaporan dilakukan pada Juli 2026 sebagai pemenuhan ketentuan Bursa Efek Indonesia.
Eko menjelaskan kegiatan eksplorasi pada triwulan II 2026 dilaksanakan di Tanjung Enim Mining Site (TEMS) oleh tim internal PTBA dan kontraktor jasa pengeboran. Total biaya eksplorasi yang direalisasikan sebesar Rp 29,17 miliar (unaudited).
“Kegiatan eksplorasi meliputi pemetaan geologi, pengeboran (coring dan open hole), logging geofisika, pengambilan dan pengujian sampel batu bara dan batuan, serta monitoring TOC (Top of Coal) dan BOC (Bottom of Coal),” ujar Eko.
Di area TEMS, pengeboran dilakukan pada empat IUP: Air Laya, MTB, Banko Barat, dan Banko Tengah B. Jumlah titik pengeboran mencapai 95 titik dengan total kedalaman 15.514 meter.
Kegiatan pengeboran pra-produksi bertujuan meningkatkan akurasi model geologi dalam area rencana operasi, sedangkan pengeboran infill untuk verifikasi sumber daya dan cadangan batubara di TEMS.
Selain pengeboran, PTBA mencatat realisasi pengambilan sampel dan pengujian sebagai bagian dari kontrol kualitas. Tercatat 1.533 contoh batubara (inti bor dan front tambang), 308 contoh batuan intibor untuk uji keasaman, serta 398 contoh batuan intibor untuk uji mekanika batuan.
Monitoring pengukuran TOC dan BOC dilaporkan terealisasi seluas 661 hektare di area TEMS.
Di lokasi Ombilin Mining Site, kegiatan triwulan II 2026 juga mencakup pengeboran dan logging geofisika. Pengeboran dilaksanakan pada 10 titik dengan total kedalaman 833,1 meter.
Menurut Eko, tujuan pengeboran di Ombilin sama dengan TEMS, yakni peningkatan akurasi model geologi untuk area rencana operasional dan verifikasi cadangan melalui pengeboran infill.
Untuk entitas anak PT Internasional Prima Coal (PT IPC), Eko menyampaikan rencana kegiatan eksplorasi tahun 2026 akan dilaksanakan pada semester II 2026.
Ikuti Berita7
