Berita

Prabowo Panggil 1.000 Rektor ke Istana Bahas Pembangunan Nasional

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memberikan arahan kepada seribu rektor dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Istana Negara besok, Kamis (16/1/2026). Agenda ini merupakan pertemuan tahunan yang akan membahas peran pendidikan tinggi dalam pembangunan nasional.

Pengarahan Presiden untuk Rektor

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi (Wamendikti) Fauzan mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut. “Betul (pengarahan Presiden ke rektor),” kata Fauzan kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Fauzan, yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memperkirakan jumlah rektor yang diundang mencapai 1.000 orang. Ia menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan pendidikan tinggi dengan kebutuhan pembangunan nasional.

“Ada 1.000-an,” ujar Fauzan. “Iya ini agenda tahunan. (Arahan) seputar soal pendidikan tinggi untuk pembangunan nasional,” tambahnya.

Advertisement

Pertemuan Tahunan dengan Rektor

Pertemuan serupa antara Presiden Prabowo dengan para rektor juga pernah digelar pada 13 Maret 2025. Saat itu, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa tujuannya memanggil para pimpinan perguruan tinggi adalah untuk memberikan penjelasan mengenai kebijakan pemerintah yang telah dan akan dilaksanakan.

“Saudara-saudara sekalian, saya mengundang Saudara-saudara sore hari ini untuk memberi penjelasan. Tentang apa yang sudah kita kerjakan, apa yang akan kita kerjakan dalam waktu yang akan datang,” ujar Prabowo dalam sambutannya di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (13/3/2025).

Pertemuan tahunan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Advertisement