— Tiga warga Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, tewas setelah terkena ledakan mortir 81 komando pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban masing-masing bernama Ade (21), Suhri (40), dan Rodiana (40). Ketiganya mengalami luka parah sebelum dinyatakan tewas.

Awal Kejadian

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menjelaskan mortir yang dipungut ketiga korban dibawa ke rumah Ade. Di lokasi tersebut, diduga korban mengotak-atik mortir yang ditemukan.

“Jadi dibawa ke rumahnya, dan diduga seperti itu (diotak-atik) karena di situ ada beberapa peralatan untuk mereka bekerja,” kata Niko saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Kebiasaan Warga

Berdasarkan keterangan warga sekitar, masyarakat di kampung dekat Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat kerap memungut selongsong peluru dan proyektil bekas latihan prajurit.

Niko mengatakan masyarakat biasa mengambil selongsong peluru dan proyektil, namun mortir bekas tidak pernah diambil karena dilarang.