— Partai legendaris Piala Dunia antara Argentina dan Swiss menjadi momen berkumpul bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Acara nonton bareng digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah PKB ke-28 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).

Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Usai nobar, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai tim Argentina mendapatkan perlawanan ketat namun tetap menunjukkan kapasitas juara dunia.

“Ya, Argentina mendapatkan perlawanan yang sangat keras, tapi dengan kemampuan yang luar biasa, Argentina tetap menunjukkan kapasitas sebagai juara dunia,” kata Cak Imin usai nobar tersebut.

Berdasarkan pengamatan permainan pada laga itu, Cak Imin menyatakan keyakinannya bahwa Argentina berpeluang besar melaju ke babak final. Untuk laga semifinal lain, ia menjagokan Spanyol dibanding Prancis.

“Kalau lihat ketangguhannya sih Argentina bakal lolos di semifinal dan final,” ujar Cak Imin. “Prancis dengan Spanyol? Ya saya kira Spanyol ya.”

Rangkaian Harlah PKB

Rangkaian peringatan Harlah ke-28 PKB telah dimulai sejak awal Juli. Rivqy Abdul Halim, Sekretaris Panitia Penyelenggara Harlah, mengatakan pekan pertama Juli menjadi pembukaan sejumlah kegiatan yang mengusung tema Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi.

“Alhamdulillah kita sudah masuk bulan Juli. Ini minggu pertama bulan Juli yang kita sebut sebagai bulannya PKB. Insyaallah PKB pada bulan ini berumur ke-28 tahun,” kata Rivqy di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Agenda Puncak dan Pelantikan Pengurus

Satu hari sebelum puncak Harlah, pada 22 Juli, PKB merencanakan pelantikan serentak kepengurusan 514 Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari seluruh Indonesia. Pelantikan dijadwalkan dipimpin oleh Ketua Umum DPP PKB sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan partai.

Pada 23 Juli pagi akan digelar Ijtima Ulama yang menghadirkan para kiai dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. Malam harinya disiapkan acara puncak Harlah yang menurut panitia akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan pimpinan partai politik sahabat.

Transformasi Organisasi

Dalam keterangan resmi panitia, Harlah ke-28 dimaksudkan sebagai momentum transformasi organisasi. PKB menegaskan arah modernisasi melalui digitalisasi tata kelola, penguatan kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, dan peningkatan kapasitas struktur partai.

Partai juga menyatakan komitmen terhadap konsep politik kehadiran, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan ekonomi rakyat sesuai amanat konstitusi.