Sepakbola

Pep Guardiola Puji Mental Juara Man City Usai Comeback Dramatis Lawan Liverpool

Advertisement

Jakarta – Manchester City menunjukkan mental juara saat bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Liverpool di Anfield, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Pelatih Pep Guardiola menyatakan kebanggaannya atas reaksi para pemainnya.

Perjuangan di Anfield

Pertandingan melawan Liverpool berlangsung sengit. Manchester City harus berjuang keras untuk meraih tiga poin krusial. Tim tamu sempat tertinggal lebih dulu melalui tendangan bebas spektakuler Dominik Szoboszlai pada menit ke-74.

Namun, The Citizens tidak menyerah. Bernardo Silva berhasil menyamakan kedudukan 10 menit berselang, sebelum Erling Haaland memastikan kemenangan melalui tendangan penalti pada menit ke-93. Gol lain dari Rayan Cherki sempat dianulir wasit setelah tinjauan VAR.

Komentar Pep Guardiola

Pep Guardiola mengakui timnya sempat kehilangan momentum di babak kedua. Namun, tekad bulat untuk menjaga persaingan dengan Arsenal di puncak klasemen membangkitkan semangat juang anak asuhnya.

“Saya bangga banget kami menang. Babak pertama luar biasa. Liverpool punya momentum [di babak kedua], dan setelah tendangan bebas Szoboszlai, yang persis sama dengan tendangan bebas saat melawan Arsenal, sungguh itu tendangan yang luar biasa. Pemain yang hebat,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.

Guardiola menyoroti peran kapten tim dalam momen krusial tersebut. “Pada akhirnya, keyakinan dari kapten kami; karakternya, kepribadiannya, tidak menyerah. Pada akhirnya, kami berhasil bangkit.”

Advertisement

Ia menambahkan, “Kami bermain bagus di babak pertama tetapi kami tidak menghasilkan apa yang seharusnya kami hasilkan. Kami mesti lebih tenang sedikit. Secara defensif kami sangat brilian. Kecepatan Ekitike, Mo [Salah] dan Gakpo. Di babak kedua kami sudah menantikan itu.”

Evaluasi dan Optimisme

Meski meraih kemenangan penting, Guardiola menyadari bahwa timnya masih perlu banyak berbenah. Konsistensi permainan selama 90 menit menjadi catatan penting yang harus terus ditingkatkan.

“Ini sudah terjadi berkali-kali, kami tidak konsisten selama 90 menit, tetapi kami berusaha untuk berkembang. Kami sudah berada di posisi itu berkali-kali karena mungkin kami masih belum sepenuhnya siap. Mungkin dalam satu bulan kami akan siap [ketika pemain yang cedera kembali],” imbuhnya.

Kembalinya pemain-pemain yang cedera diharapkan dapat meningkatkan performa tim secara keseluruhan di sisa musim ini.

(Sumber: raw/ran)

Advertisement