Sepakbola

Pep Guardiola Akui Manchester City Tengah Bermasalah, Hasil Buruk Warnai Akhir 2025

Advertisement

Manchester City menunjukkan tren performa yang mengkhawatirkan di akhir tahun 2025. Dari lima pertandingan terakhir di Liga Inggris, tim asuhan Pep Guardiola hanya mampu meraih satu kemenangan. Hasil minor ini memicu komentar langsung dari sang manajer.

Tren Menurun Manchester City

Kemenangan satu-satunya diraih Manchester City saat menghadapi Nottingham Forest dengan skor 2-1. Selebihnya, The Citizens harus puas dengan hasil imbang melawan Sunderland (0-0), Chelsea (1-1), dan Brighton (1-1). Puncak kekecewaan terjadi saat mereka takluk dari rival sekota, Manchester United, dengan skor 0-2.

Performa buruk tidak hanya terjadi di kompetisi domestik. Di Liga Champions, Manchester City juga menelan kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt. Padahal, klub telah melakukan banyak investasi pada bursa transfer.

Guardiola Ungkap Akar Masalah

Menanggapi situasi ini, Pep Guardiola secara terbuka mengakui bahwa timnya tengah mengalami masalah performa. “Kami harus bangkit, hasil-hasil di akhir 2025 tidaklah oke, baik itu di Liga Inggris dan di Liga Champions,” ujar Guardiola dilansir dari Sky Sports.

Ia menambahkan, “Kami tahu segalanya salah, detailnya salah. Terdekat kami akan hadapi Wolves dan Galatasaray maka kami harus mencoba untuk mendapat hasil maksimal.”

Advertisement

Salah satu kelemahan yang disorot adalah kerentanan Manchester City terhadap serangan balik cepat lawan. Manchester United dan Bodo/Glimt berhasil memanfaatkan celah ini untuk mencetak gol.

“Transisi lawan memang lebih baik dari kami,” aku Guardiola. Namun, ia menegaskan bahwa masalahnya tidak hanya terbatas pada aspek tersebut. Ada banyak elemen lain yang perlu dibenahi oleh timnya.

Posisi Klasemen yang Mengkhawatirkan

Akibat rentetan hasil buruk ini, Manchester City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen Liga Inggris. Di Liga Champions, posisi mereka juga tidak lebih baik, berada di peringkat ke-11 sementara.

Meskipun demikian, Guardiola menekankan bahwa timnya tidak pernah meremehkan setiap kompetisi yang diikuti.

Advertisement