Berita7 — Polisi menangkap seorang pria berinisial IK (18) yang membawa senjata tajam jenis golok dan membuat onar di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penangkapan itu terungkap dalam sebuah video yang beredar pada Jumat (17/7/2026), di mana Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa menanyai motif tindakan IK.
Dalam dialog yang terekam, Kompol Eddy bertanya langsung kepada pelaku tentang maksud tindakannya. “Kamu minta apa?” tanya Eddy.
IK menjawab: “Intisari Pak, buat minum,” menurut rekaman yang diperlihatkan polisi.
Polisi menyatakan IK melakukan aksi onar sebanyak dua kali dalam satu malam. Sebelumnya, ia juga membuat keributan di sebuah warung kelontong di lokasi berbeda.
Ketika ditanya lebih lanjut tentang apa yang diambil dari warung, Eddy kembali menanyakan: “Ngambil apa di warung?”
IK menjawab: “Nggak ngambil apa-apa, saya ada masalah sama dia.”
Soal motif membawa golok dan berbuat onar, polisi mengungkapkan penjelasan pelaku. Kompol Eddy Santosa menyampaikan pernyataan IK bahwa ia merasa memiliki kebebasan bertindak karena merasa sebagai “akamsi” atau anak kampung setempat.
Kompol Eddy mengutip ucapan pelaku: “Ngerasa orang situ, ngerasa orang sekitar, ternyata kan nggak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara) tempat kos-kosannya,”
Ikuti Berita7
