Berita7 — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung di Depok terbakar pada malam hari, dan api sempat membesar diduga akibat adanya gas metana di lokasi.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyatakan temuannya setelah meninjau lokasi kejadian Jumat (17/7/2026).
“Jadi memang ada titik api muncul, kemudian membesar mungkin karena ada gas metana ya di sekitar situ jadi seperti langsung apinya langsung membesar, menjalar seperti itu,” kata Chandra ditemui di TPA Cipayung, Jumat (17/7/2026).
Chandra mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
“Masih diselidiki. Kemarin beberapa saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak Polres dan sampai saat ini hasil penyelidikannya kami belum mendapat update. Hanya terlihat memang kalau di CCTV, dari titik mulainya api memang terlihat tidak ada orang ya di situ,” katanya.
Meski kebakaran sempat membesar, Chandra memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka serta tidak ada kerusakan harta benda material di lokasi.
“Kami bisa sampaikan di sini tidak ada korban jiwa ataupun korban luka-luka dan juga tidak ada kerusakan harta benda material di sini,” imbuhnya.
Kejadian berlangsung pada Kamis (16/7) sekitar pukul 19.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Depok, Reni Siti, menyebut titik api berasal dari timbunan bawah sampah.
“Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30, ya. Dari bawah kayaknya (titik api),” ujar Reni kepada wartawan, Kamis (16/7).
Reni menambahkan bahwa pada pukul 22.52 WIB api telah berhasil dipadamkan, namun penyebab pasti kebakaran masih perlu diinvestigasi.
“Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar,” ungkapnya.
Ikuti Berita7
