London – Noni Madueke menjadi sorotan dan bahan ledekan setelah aksinya di menit akhir pertandingan antara Arsenal melawan Kairat Almaty di Liga Champions. Sang winger The Gunners melancarkan tendangan yang melambung jauh di atas mistar gawang.
Arsenal Raih Kemenangan di Laga Terakhir Fase Grup
Pertandingan yang digelar di Stadion Emirates pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB tersebut merupakan laga terakhir fase grup Liga Champions. Arsenal berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-2 atas Kairat Almaty. Tiga gol kemenangan Arsenal dicetak oleh Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Gabriel Martinelli.
Peluang Madueke yang Terbuang
Noni Madueke, salah satu penyerang Arsenal, harus menelan pil pahit karena gagal menambah pundi-pundi golnya di laga tersebut. Data dari Sofascore mencatat bahwa Madueke melepaskan total 5 tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah tersebut, dua tembakan mengarah ke gawang, dua lainnya berhasil diblok oleh pemain lawan, dan satu tembakan melenceng.
Momen krusial yang menjadi sorotan terjadi pada masa injury time. Berawal dari situasi sepak pojok, Noni Madueke menerima operan dari Martin Odegaard. Ia kemudian mencoba melakukan aksi individu, berhasil melewati tiga pemain Kairat, dan mendekati kotak penalti. Dalam posisi yang cukup dekat dengan gawang dan tanpa pengawalan berarti, Madueke memutuskan untuk langsung melepaskan tendangan.
Namun, hasil tendangannya justru melambung tinggi ke atas gawang. Madueke terlihat menunjukkan ekspresi frustrasi atas kegagalan sepakannya tersebut.
“Madueke is better than messi Watch this pic.twitter.com/kRNigSviIb”, cuit akun @whatsappblog9ja di platform X pada 29 Januari 2026.
Performa Madueke yang Belum Konsisten
Kegagalan mencetak gol di momen krusial ini semakin menambah daftar kritik terhadap performa Madueke di Arsenal. Didatangkan dari Chelsea dengan mahar yang diperkirakan mencapai Rp 1 triliun, Madueke dinilai belum memberikan kontribusi signifikan dari segi gol dan assist. Sejauh ini, ia baru mencetak 3 gol dan 2 assist dari 20 penampilannya untuk Arsenal, yang seluruhnya tercipta di ajang Liga Champions. Gol terakhirnya dicetak ke gawang Club Brugge pada 11 Desember lalu.
Meskipun demikian, Madueke tetap berkontribusi dalam catatan sempurna Arsenal di Liga Champions musim ini. Tim asal London Utara tersebut berhasil meraih kemenangan dalam 8 pertandingan fase grup, menjadi satu-satunya tim yang mencatatkan rekor tersebut. Namun, di kompetisi Liga Inggris, Madueke belum mencatatkan gol maupun assist sama sekali musim ini.
Performa Madueke juga sempat terhambat oleh cedera lutut yang dialaminya, serta seringkali harus memulai pertandingan dari bangku cadangan di bawah arahan manajer Mikel Arteta.
(yna/ran)






