Media sosial Indonesia belakangan ini diramaikan oleh sosok kreator konten, Willie Salim. Namanya mendadak menjadi sorotan publik setelah konten bagi-bagi hadiah atau giveaway miliknya dituding sebagai setting-an atau rekayasa. Isu miring ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Willie Salim kerap menampilkan citra sebagai kreator yang tak segan mengeluarkan kocek besar untuk aksi sosialnya.
Klarifikasi Willie Salim
Menanggapi isu yang bergulir, Willie Salim akhirnya angkat bicara melalui akun media sosialnya. Ia menjelaskan bahwa dalam pembuatan sebuah konten, terdapat unsur hiburan yang melibatkan teknik penceritaan. “Dalam dunia konten, ada yang namanya storytelling, dramatization, dan re-enactment sebagai format hiburan. Aku tidak ada niat untuk menipu atau merugikan siapa pun,” tulis Willie Salim dalam klarifikasinya di Instagram Stories pada Senin (26/1/2026).
Willie Salim menambahkan bahwa perbedaan antara yang ditampilkan dalam konten dan kenyataan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi baginya. Ia menyatakan keterbukaannya terhadap kritik, namun meminta agar tidak ada tindakan doxing atau ancaman terhadap privasi timnya. “Kalau ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku. Aku terbuka banget sama kritik, tapi tolong jangan sampai ada doxing atau ancaman privasi ke tim aku,” lanjutnya.
Profil Willie Salim
Terlepas dari kontroversi yang ada, Willie Salim bukanlah nama baru di dunia hiburan digital Indonesia. Pemuda kelahiran Bangka Belitung, 27 Mei 2002, ini memulai kariernya sebagai kreator konten sekitar tahun 2020. Ia mulai dikenal publik melalui konten “Mari Kita Borong” di TikTok.
Konsep kontennya yang unik berhasil menarik perhatian banyak orang. Willie Salim sering terlihat mendatangi pedagang kaki lima, minimarket, restoran cepat saji, hingga bioskop, lalu membeli seluruh dagangan mereka. Barang-barang yang diborong tersebut kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar. Aksi dermawannya ini sukses menyedot perhatian jutaan penonton dan membangun persona sebagai sosok Crazy Rich muda yang gemar berbagi.
Tidak hanya memborong dagangan, konten-konten Willie Salim juga kerap menampilkan tantangan berhadiah, mulai dari ponsel mahal hingga uang tunai puluhan juta rupiah.
Evaluasi dan Kualitas Konten
Dengan adanya kontroversi mengenai kontennya yang dianggap setting-an, Willie Salim menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk memperbaiki kualitas kontennya di masa mendatang. Ia menerima segala masukan dari warganet dengan lapang dada.
Hingga saat ini, Willie Salim tercatat memiliki lebih dari 38 juta pengikut di YouTube dan 83 juta pengikut di TikTok. Jumlah pengikut yang masif ini menjadikannya salah satu kreator konten dengan basis penggemar terbesar di Indonesia.
(ahs/wes)






