Sepakbola

Patrick Vieira Kritik Mental Arsenal Pasca Kekalahan dari Manchester United

Advertisement

London – Kekalahan Arsenal dari Manchester United di Emirates Stadium pada Minggu (25/1/2026) malam WIB, kembali memunculkan keraguan terhadap kekuatan mental para pemain The Gunners. Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, secara terbuka mempertanyakan mentalitas tim asuhan Mikel Arteta dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Arsenal Gagal Raih Poin Penuh Lagi

Hasil minor ini menandai tiga pertandingan tanpa kemenangan bagi Arsenal di Premier League. Sebelum takluk 2-3 dari Manchester United, Meriam London harus puas dengan dua hasil imbang berturut-turut, masing-masing 0-0 melawan Liverpool dan Nottingham Forest. Rentetan hasil negatif ini membuat keunggulan tujuh poin yang sempat mereka miliki di puncak klasemen kini menipis.

Saat ini, Arsenal hanya unggul empat poin atas rival terdekat mereka, Manchester City dan Aston Villa. Situasi ini semakin memperlebar celah bagi tim-tim lain untuk mengejar.

Vieira Soroti Performa dan Mentalitas Tim

Patrick Vieira, yang pernah menjadi ikon Arsenal, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai mentalitas tim dalam menghadapi tekanan perebutan gelar juara. Ia menyoroti cara Arsenal kalah, bukan hanya hasil akhirnya.

“Mereka masih unggul empat poin, tapi masih ada pertanyaan soal kekuatan mental tim,” ujar Vieira kepada Sky Sports.

Vieira menambahkan, performa individu pemain kunci juga menjadi sorotan. “Ini bukan cuma mereka kalah, tapi cara mereka kalah. (Bukayo) Saka dan (Leandro) Trossard tidak tampil cukup bagus untuk bikin MU khawatir.”

Pesan untuk Pemain Arsenal

Lebih lanjut, Vieira menekankan pentingnya kehadiran pemimpin di dalam tim untuk membangkitkan semangat juang. Ia merasa para pemain perlu lebih memahami kapan harus mengerahkan energi ekstra dan mengambil risiko.

Advertisement

“Mereka butuh pemimpin untuk mengangkat semangat tim. Mereka harus paham kapan mereka di lapangan mereka harus main dengan energi lebih dan mengambil risiko. Mereka punya kualitas,” jelasnya.

Vieira juga mengkritik kurangnya kebebasan berekspresi para pemain di lapangan.

“Mereka tidak main dengan kebebasan untuk mengekspresikan diri mereka sendiri. Mereka harus kembali ke dasar. Mengekspresikan diri, main dengan kebebasan, dan melangkah ke depan. Ada terlalu banyak pemain yang hari ini tidak main bagus.”

Menurutnya, pertandingan melawan Manchester United seharusnya menjadi momentum untuk mengirimkan pesan tegas kepada tim-tim lain di liga.

“Ini laga wajib menang. Mereka harusnya mengirim pesan ke semua tim di liga,” tutup Vieira.

Advertisement