Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang akan mengecek rekening tabungan wisatawan mancanegara. Ia bahkan mengusulkan agar kebijakan serupa diterapkan di seluruh Indonesia.
Dukungan Kebijakan Bali
Kebijakan Pemprov Bali yang mulai tahun ini akan memeriksa rekening tabungan wisatawan asing disambut baik oleh Chusnunia. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan target quality tourism yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Itu sama kayak warga kita mau ajukan visa juga disuruh lampirkan rekening 3 bulan terakhir. Quality tourism seperti yang Kemenpar targetkan selama ini. Ini juga bagian dari langkah sustainable tourism kan,” ujar Chusnunia kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan, Indonesia tidak hanya mengincar jumlah kunjungan wisatawan yang banyak, tetapi juga kualitas wisatawan yang datang.
Usulan Pemberlakuan Nasional
Chusnunia, yang akrab disapa Nunik, secara tegas menyatakan keinginannya agar kebijakan ini tidak hanya terbatas di Bali.
“Sebenarnya justru saya ingin usul ini diberlakukan ke seluruh Indonesia,” tuturnya.
Nunik menekankan pentingnya mendatangkan wisatawan yang memberikan manfaat positif bagi perekonomian dan masyarakat lokal, serta menjaga kelestarian alam. Ia prihatin jika ada wisatawan yang justru menimbulkan masalah atau tidak memberikan kontribusi devisa yang signifikan.
“Apalagi tamu yang bukannya mendatangkan devisa atau keuntungan untuk Indonesia namun membawa persoalan, mungkin sebaiknya kita hindari,” katanya.
Ia menegaskan kembali kesepakatannya dengan Kemenparekraf mengenai target quality tourism. “Yang kita harapkan adalah tamu wisatawan yang bisa menghadirkan manfaat baik bagi pelaku wisata maupun warga sekitar, dan tetap menjaga kelestarian alam. Makanya saya sepakat dengan Kemenpar terkait target quality tourism,” tambahnya.
Kebijakan Pemprov Bali
Sebelumnya, Pemprov Bali merancang kebijakan baru untuk wisatawan mancanegara pada tahun 2026. Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa salah satu aspek yang akan diperhatikan adalah jumlah dana di rekening tabungan wisatawan dalam tiga bulan terakhir.
“Salah satu aspek yang diperhatikan untuk pariwisata yang berkualitas adalah berapa uangnya tiga bulan terakhir di buku tabungan,” kata Koster dilansir dari kantor berita Antara, Jumat (2/1/2025).
Selain pemeriksaan rekening, Pemprov Bali juga akan mengecek durasi tinggal yang direncanakan dan aktivitas yang akan dilakukan selama kunjungan.
“Ini supaya terkontrol semua, seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain, dengan kebijakan negara lain seperti itu kita akan melakukan hal yang sama,” ujar Koster.






