— Sejumlah karangan bunga berisi dukungan bagi penyidik terpajang di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pemasangan bunga itu terjadi menyusul rangkaian penggeledahan yang dilakukan polisi dalam penyidikan tiga perkara dugaan korupsi.

Tulisan pada beberapa karangan bunga menyatakan dukungan moral kepada aparat, antara lain “Presiden Prabowo bersama Polri” dan “Jangan mundur, rakyat bersama Polri.”

Rangkaian Penggeledahan

Polisi telah melakukan penggeledahan di 13 titik lokasi sebagai bagian dari proses penyidikan. Lokasi yang digeledah meliputi kafe de’Clan dan sebuah money changer di Cipete, Jakarta Selatan; sebuah rumah di Sentul, Bogor; serta sebuah ruko di Cipete.

“Penggeledahan di titik ke-13 ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan yang sebelumnya sebelumnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menjelaskan tujuan dari langkah tersebut.

Perkara yang Disidik

Penggeledahan itu berkaitan dengan penyidikan tiga perkara dugaan korupsi, yakni dugaan korupsi batu bara, kasus di ASABRI, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI—yang terkait dengan Krakatau Steel. Dari penggeledahan, penyidik mengamankan sejumlah uang ratusan miliar dan puluhan kilogram emas batangan.

Irjen Totok Suharyanto, Kakortas Tipikor Polri, menyatakan penyidikan dilaksanakan dengan skema joint investigation antara Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Perkara yang sedang ditangani meliputi dugaan korupsi dan pencucian uang terkait PLN BB, ASABRI tahun 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020–2025.

Atensi Presiden

Kombes Budi Hermanto menegaskan penyidikan terhadap dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, atensi tersebut mendorong kepolisian untuk mengungkap dan melengkapi proses penyidikan.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Budi seusai penggeledahan di Cipete.

Budi menjelaskan penyidikan yang dijalankan Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya mencakup dugaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Penggeledahan serentak berlangsung di beberapa lokasi, termasuk di kafe dan money changer yang disebutkan.