Berita7 — Kota Tangerang – Istri pengemudi ojek online berinisial ATP mengenang suaminya sebagai sosok penuh kasih yang selalu menyayangi keluarga. ATP ditemukan tewas dan motornya hilang di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
Peristiwa itu membuat keluarga hancur. Sang istri, Popi, menyampaikan gambaran tentang suaminya yang lembut dan perhatian terhadap orang lain.
“Suamiku penyayang istri dan anak-anaknya, lemah lembut, nggak pernah marah,” kata Popi, Jumat (17/7/2026).
Popi menambahkan suaminya kerap bersikap baik bahkan kepada orang yang tidak dikenalnya. Ia menyatakan kehilangan yang mendalam atas kepergian ATP.
“Perhatian dan peduli sesama keluarga, teman, bahkan yang nggak dia kenal pun dia peduli,” ucapnya.
Menurut Popi, pada malam kejadian ATP tidak langsung pulang karena kelelahan dan memutuskan beristirahat di basecamp ojek online di Kosambi. Kabar meninggalnya ATP disampaikan oleh rekan-rekan sesama pengemudi.
“Harusnya malam itu jadwalnya pulang ke rumah, hanya saja dia capek, ketiduran,” ujarnya.
Popi berharap pelaku mendapat hukuman maksimal. “Ya Allah hukum lah pelaku seberat-beratnya, kami keluarga berharap keadilan untuk almarhum,” harapnya.
Pelaku Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka
Polisi menahan seorang pria bernama Rahmat Dimas sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dan pencurian motor driver ojol di Kosambi. Rahmat dijerat pasal terkait pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan.
“Adapun persangkaan pasalnya adalah tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (15/).
“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459 dan atau Pasal 458 dan atau Pasal 479 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP,” tambahnya.
Kronologi Singkat Peristiwa
Polisi menyatakan peristiwa bermula ketika ATP tertidur di posko ojek online pada dini hari. Pelaku diduga melihat kesempatan dan mencoba mengambil kunci motor dari kantong korban.
“Peristiwa bermula ketika korban sedang tertidur di posko ojek online. Pelaku yang melihat situasi tersebut langsung mengambil kunci motor di kantong korban,” tulis keterangan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melalui akun Instagram-nya.
Korban sempat terbangun dan memergoki aksi pelaku. Menurut polisi, Rahmat Dimas kemudian mengeluarkan pisau dan menikam leher korban.
Pelaku lalu membawa kabur sepeda motor serta handphone milik korban. Polisi lantas memburu dan menangkap Rahmat Dimas untuk proses hukum lebih lanjut.
Ikuti Berita7
