— Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyatakan satu prajurit gugur akibat ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Peristiwa itu membuat empat personel mengalami luka berat dan dua lainnya menderita luka ringan. TNI AD menyampaikan duka atas insiden yang dikategorikan sebagai kecelakaan kerja tersebut.

Menurut Donny, laporan awal menunjukkan insiden terjadi saat personel melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan. Dalam keterangan resmi yang diterima, Donny menulis, “TNI Angkatan Darat turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala.”

Donny menambahkan bahwa satuan segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat. Ia juga menyebutkan bahwa satuan telah melaporkan kejadian tersebut secara prosedural dan berjenjang.

Ledakan dilaporkan terjadi di gudang amunisi yang berada di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Informasi yang dihimpun menyebutkan sejumlah anggota TNI mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.

Peristiwa disebutkan terjadi pada Kamis (16/7). Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban Madiun, sejumlah anggota TNI tampak menjalani perawatan dan banyak personel militer terlihat hilir mudik di lokasi, termasuk personel intelijen Kodim Madiun.