Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar juara Indonesia Masters 2026. Langkah mereka terhenti di babak semifinal setelah takluk dari unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Jalannya Pertandingan yang Ketat
Pertandingan yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (24/1/2026) sore WIB, menampilkan duel sengit antara kedua pasangan. Di gim pertama, Lanny/Apriyani sempat tertinggal 1-6 di awal. Meski berhasil menyamakan kedudukan menjadi 6-6, mereka harus mengakui keunggulan Pearly/Thinaah di interval dengan skor 11-8.
Pearly/Thinaah terus menekan dan memperlebar jarak menjadi 15-10. Beberapa kesalahan yang dibuat Lanny/Apriyani dimanfaatkan dengan baik oleh lawan untuk memimpin 18-12. Gim pertama akhirnya menjadi milik pasangan Malaysia dengan skor 21-15, setelah smash keras Pearly Tan gagal dikembalikan dengan sempurna oleh Lanny.
Gim Kedua yang Tak Berpihak
Memasuki gim kedua, Lanny/Apriyani kembali mengawali dengan tertinggal 1-6. Kesenjangan skor semakin melebar di saat interval, dengan Pearly/Thinaah unggul jauh 11-4. Pasangan Malaysia ini semakin tak terbendung dan berhasil menjauhkan skor menjadi 16-4.
Akhirnya, Pearly/Thinaah menutup pertandingan dengan kemenangan telak di gim kedua, 21-9. Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal meraih gelar di nomor ganda putri pada ajang Indonesia Masters 2026.
Kegagalan Ganda Putri dan Harapan Baru
Lanny/Apriyani menyusul jejak rekan senegaranya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang juga terhenti di babak semifinal. Dengan demikian, asa Indonesia untuk meraih gelar di nomor ganda putri tahun ini harus pupus.
Sementara itu, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan berhasil melaju ke final Indonesia Masters untuk kedua kalinya secara beruntun. Di partai puncak, mereka akan menghadapi pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, yang merupakan runner-up edisi 2025.
Sebelumnya, pada ajang yang sama tahun 2025, Jonatan Christie berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Kenta Nishimoto.






