— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Sentimen negatif datang dari pelemahan mayoritas indeks di Wall Street seiring memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Sementara itu, kenaikan harga komoditas energi dan crude palm oil (CPO) dinilai berpotensi menjadi sentimen positif yang menahan tekanan pada IHSG.

Rumusan teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG bergerak variatif namun cenderung melemah dengan rentang support di 5.745–5.620 dan resist di 6.000–6.130.

Pengaruh Geopolitik Terhadap Pasar

Pelemahan pasar saham global terjadi setelah Presiden Amerika Serikat menyampaikan pernyataan terkait memburuknya situasi di Timur Tengah pada forum NATO di Turki, yang diikuti ancaman serangan militer sebagai respons atas insiden di perairan Selat Hormuz.

Ketegangan tersebut mendorong harga minyak mentah naik lebih dari empat persen dan menekan saham-saham di sektor konsumer—termasuk perusahaan ritel dan jasa makan—yang mencatat penurunan harga pada sesi sebelumnya.

Rekomendasi Saham Untuk Trading

Dalam ulasan pasar hari ini, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan enam saham untuk strategi trading, yaitu:

  • MEDC
  • AKRA
  • ELSA
  • TLKM
  • AALI
  • UNTR

Rekomendasi tersebut disampaikan seiring dinamika pasar yang dipengaruhi faktor eksternal dan pergerakan harga komoditas.