London – Enzo Maresca secara resmi mengakhiri masa baktinya sebagai manajer Chelsea pada hari pertama tahun 2026. Keputusan ini diambil meski Maresca baru menjabat selama 18 bulan, namun dikabarkan hubungan yang memburuk dengan pemilik klub menjadi alasan utama kepergiannya.
Perpisahan Tak Terduga
Meskipun berhasil membawa Chelsea kembali ke Liga Champions dan meraih dua trofi musim lalu, Maresca merasa tidak betah lagi di klub. Keputusan perpisahan ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar.
Ucapan Perpisahan dari Cucurella
Salah satu pemain yang langsung memberikan respons adalah bek sayap Marc Cucurella. Melalui akun Instagramnya, pemain asal Spanyol itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Maresca dan staf pelatih.
“Terima kasih atas segalanya tuan, juga untuk staf anda. Atas kinerja dan kepercayaan sejak hari pertama, dan juga semua memori,” tulis Cucurella dalam unggahannya, yang menyertakan foto kebersamaannya dengan Maresca. Ia menambahkan, “Berharap yang terbaik untuk anda ke depannya. Semoga beruntung, bos!”
Peran Penting Cucurella di Bawah Maresca
Di bawah arahan Maresca, performa Cucurella menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menjadi elemen krusial dalam taktik sang manajer, berkontribusi besar dalam kesuksesan Chelsea meraih gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025.
Performa Chelsea yang Menurun
Kepergian Maresca terjadi di tengah periode performa Chelsea yang cenderung menurun. Sepanjang bulan Desember, tim asuhan Cole Palmer dkk hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam pertandingan Liga Inggris, dengan catatan dua kekalahan dan tiga hasil imbang.






