Melbourne – Elena Rybakina sukses mengukuhkan diri sebagai juara tunggal putri Australian Open 2026 setelah melalui pertandingan final yang dramatis melawan unggulan pertama, Aryna Sabalenka. Kemenangan ini menandai gelar grand slam kedua bagi petenis asal Kazakhstan tersebut.
Duel Sengit di Rod Laver Arena
Bertanding di Rod Laver Arena pada Sabtu (31/1/2026), Rybakina berhasil mengalahkan Sabalenka dengan skor akhir 6-4, 4-6, 6-4. Pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 19 menit ini menyajikan tontonan menegangkan bagi para penggemar tenis.
Rybakina memulai dominasinya dengan merebut set pertama dalam waktu 38 menit. Poin krusial didapatkannya dari keberhasilan mematahkan servis Sabalenka di gim pembuka. Ia kemudian mampu menjaga keunggulan servisnya hingga menutup set pertama dengan skor 6-4.
Sabalenka Balas di Set Kedua, Rybakina Bangkit di Set Penentu
Pada set kedua, Sabalenka menunjukkan perlawanan sengit dan berhasil membalas kekalahannya. Meskipun Rybakina memberikan perlawanan alot, Sabalenka mampu mematahkan servis lawannya di gim kesepuluh saat unggul 5-4, sekaligus mengamankan set kedua dengan skor 6-4 dalam waktu 50 menit.
Set penentuan berjalan semakin intens. Sabalenka sempat unggul 3-0 di awal, namun Rybakina menunjukkan mental juara dengan bangkit menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Ia kemudian berbalik memimpin hingga 5-3. Meski Sabalenka sempat menambah satu poin menjadi 4-5, Rybakina tak menyia-nyiakan kesempatan. Servis kerasnya yang tak mampu dikembalikan Sabalenka memastikan kemenangan 6-4 di gim penentu.
Kemenangan ini mengukuhkan status Rybakina sebagai juara grand slam, menambah koleksinya setelah Wimbledon 2022. Ia juga berhasil membalas kekalahan dari Sabalenka di final Australian Open 2023.
ELENA RYBAKINA IS AN AUSTRALIAN OPEN CHAMPION 🏆 The No.5 seed defeats Aryna Sabalenka in an enthralling three-set encounter in Melbourne 👏 @wwos • @espn • @tntsports • @wowowtennis • #AO26 pic.twitter.com/iWAAHFZFHR — #AusOpen (@AustralianOpen) January 31, 2026
Sabalenka Gagal Pertahankan Gelar
Bagi Aryna Sabalenka, kekalahan ini menjadi pukulan berat. Petenis Belarusia tersebut, yang telah mencapai final Australian Open dalam empat edisi terakhir, harus rela gelar juaranya direbut. Sebelumnya, ia meraih gelar pada 2022 dan 2023, namun takluk dari Madison Keys pada final tahun lalu.
Pesan Juara Rybakina
Usai sesi penyerahan trofi, Rybakina menyampaikan rasa terima kasihnya. “Sulit menemukan kata-kata yang tepat, tetapi saya ingin mengucapkan selamat kepada Aryna. Dia sudah meraih hasil yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir dan saya berharap kami akan bermain di lebih banyak final bersama lagi,” ujar Rybakina, dikutip BBC.
Ia juga mengapresiasi dukungan penonton. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian (penonton) atas suasana yang luar biasa. Dukungan kalian membuat kami terus bersemangat. Terima kasih kepada semua orang yang telah mewujudkan turnamen ini. Benar-benar ‘Happy Slam’, saya selalu menikmati datang ke sini dan bermain di depan kalian semua.”
Tak lupa, Rybakina berterima kasih kepada timnya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim saya – tanpa kalian, ini tidak akan mungkin terjadi. Kami menghadapi banyak tantangan dan saya senang kami mencapai hasil ini. Semoga kami dapat terus tampil kuat tahun ini,” tegas petenis kelahiran Rusia itu.
A champion’s lap of honour 🏆 Elena Rybakina soaking in her Australian Open triumph. #AO26 pic.twitter.com/1wbkbm2sap — #AusOpen (@AustralianOpen) January 31, 2026






