Ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, selangkah lagi meraih gelar juara Thailand Masters 2026. Pasangan ini berhasil menembus partai puncak setelah mengalahkan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, dalam laga tiga gim yang berlangsung sengit pada Sabtu (31/1/2026).
Pertarungan Tiga Gim Menuju Final
Amalia/Tiwi harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan setelah kalah di gim pertama dengan skor 21-23. Mereka mengakui, kekalahan di gim pembuka disebabkan oleh tekanan dan keinginan untuk segera mematikan lawan yang berujung pada kesalahan.
“Kami buru-buru dan nafsu untuk bermain kencang-kencang, sedangkan lawan kalau dikasih bola panjang-panjang kencang itu enak buat balikannya karena mereka di posisi menang angin. Jadi kami kalau mau defence agak susah payah,” ujar Tiwi dalam keterangan resminya melalui federasi.
Namun, pasangan Indonesia ini tidak menyerah. Mereka berhasil menemukan ritme permainan dan menerapkan pola yang lebih efektif di gim kedua dan ketiga. “Beruntung di akhir game pertama kami sudah menemukan pola permainannya dan kami terapkan di game berikutnya dan alhamdullilah berjalan dengan baik,” tambah Tiwi.
Kemenangan ini membawa Amalia/Tiwi melaju ke final dengan skor akhir 21-23, 21-12, 21-15.
Optimisme Menghadapi Lawan Tiongkok
Gelar Thailand Masters 2026 ini menjadi target penting bagi Amalia/Tiwi, mengingat ini adalah turnamen kedua mereka sejak dipasangkan pada awal tahun 2026. Hasil yang cukup memuaskan ini menjadi modal berharga setelah di turnamen sebelumnya, Indonesia Masters, mereka terhenti di babak perempatfinal.
“Masuk final, pastinya senang. Ini pertandingan kedua saya dengan Kak Fadia dan bisa sampai final. Tetapi ini belum selesai, masih ada partai puncak. Kami harus bermain lebih baik lagi,” ucap Tiwi penuh semangat.
Di partai puncak, Amalia/Tiwi akan menghadapi tantangan berat dari wakil Tiongkok, Bao Li/Li Yi Jing. Pasangan Tiongkok ini juga lolos ke final setelah menyingkirkan wakil Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dengan skor 21-11, 16-21, 21-15.
Menghadapi lawan dari Tiongkok, Fadia menyatakan kesiapannya. “Besok pastinya harus lebih siap cape lagi dan fokusnya harus tahan lagi karena lawan China, pola main mereka kurang lebih sama seperti kami jadi kami harus lebih yakin saja,” kata Fadia.






