Sepakbola

Dilema Liverpool: Duet Maut Isak dan Ekitike atau Salah Satu Harus Tersingkir?

Advertisement

Liverpool menghadapi potensi dilema di lini serang menyusul performa impresif Hugo Ekitike dan perjuangan Alexander Isak yang masih dibayangi cedera. Kepulihan Isak diyakini akan memaksa manajer The Reds memutar otak untuk menentukan komposisi terbaik.

Dua Striker Baru, Performa Berbeda

Di bursa transfer musim panas 2025, Liverpool merekrut dua penyerang muda potensial: Hugo Ekitike dari Frankfurt dan Alexander Isak dari Newcastle United. Ekitike langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak 15 gol dalam 32 penampilan di berbagai kompetisi musim ini. Kontribusinya menjadi angin segar bagi lini serang Liverpool.

Berbeda dengan Ekitike, perjalanan Isak di Anfield sejauh ini masih terganjal cedera. Ia baru mencatatkan tiga gol dari 16 pertandingan yang dimainkannya. Kondisi ini membuat Isak belum bisa menunjukkan performa maksimalnya.

Isak yang banyak berkutat dengan cedera (Foto: Alex Pantling/Getty Images)

Analisis Wayne Rooney

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menyoroti potensi dilema yang dihadapi Liverpool. Menurutnya, kehadiran dua penyerang bertipe nomor 9 seperti Isak dan Ekitike bisa menjadi masalah tersendiri.

Advertisement

“Saya akan lebih khawatir jika saya adalah Isak, duduk di sana menonton Ekitike,” ujar Rooney dalam podcast The Wayne Rooney Show. Ia menambahkan, “Karier Isak di Liverpool belum benar-benar berkembang. Lain sisi, Wirtz dan Ekitike tampaknya memiliki pemahaman yang sangat baik tentang permainan satu sama lain dan mereka terlihat seperti ancaman nyata.”

Investasi Besar untuk Lini Serang

Liverpool tidak tanggung-tanggung dalam mendatangkan kedua pemain tersebut. Alexander Isak didatangkan dari Newcastle United dengan mahar 125 juta Pounds, menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah Liga Inggris. Sementara itu, Hugo Ekitike diboyong dari Frankfurt senilai 69 juta Pounds.

Sejauh ini, Ekitike dinilai lebih berhasil dalam beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi tim. Pertanyaan besar pun muncul: jika Isak pulih sepenuhnya, akankah ia bisa merebut kembali posisinya? Atau mampukah kedua penyerang ini bermain bersama dan menciptakan duet mematikan bagi pertahanan lawan?

Advertisement