Sepakbola

Dihujani Sorakan Suporter, Mikel Arteta Nilai Wajar Kekalahan Arsenal dari MU

Advertisement

Kekalahan Arsenal dari Manchester United di kandang sendiri berbuntut panjang. Sebagian suporter Arsenal meluapkan kekecewaan dengan sorakan kepada tim kesayangannya usai laga di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB.

Arsenal Kalah Dramatis dari Manchester United

Pertandingan lanjutan Premier League tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Manchester United. Arsenal yang sempat unggul lebih dulu, harus tertinggal setelah MU berhasil mencetak dua gol balasan. Meskipun sempat menyamakan kedudukan, asa Arsenal untuk meraih poin pupus setelah Matheus Cunha mencetak gol kemenangan bagi Setan Merah pada menit ke-87.

Arteta Anggap Sorakan Suporter Sebagai Tuntutan

Menanggapi reaksi negatif dari para pendukungnya, Manajer Arsenal Mikel Arteta menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari ekspektasi tinggi para penggemar terhadap tim. Ia memahami tuntutan tersebut dan menganggapnya sebagai konsekuensi dari performa tim yang dinilai kurang memuaskan.

“Itu bagian dari tuntutan dan ekspektasi, bahwa kami ingin menang dan itu saja. Secara individu, semua bisa bereaksi dengan cara yang mereka butuhkan,” ujar Arteta dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip situs resmi klub.

Advertisement

Arteta menambahkan bahwa timnya harus berupaya lebih keras lagi untuk memenuhi harapan suporter. “Tidak masalah, kami harus berusaha lebih keras, mungkin itu tidak cukup dan kami harus melakukan lebih lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya telah berusaha maksimal dalam pertandingan tersebut. Namun, ia mengakui efektivitas timnya masih kurang saat menghadapi lawan yang bermain rapi, dan kesalahan sendiri turut berkontribusi pada kekalahan.

“Tidak ada yang lain. Kami harus melakukan yang terbaik. Ketika Anda melakukan itu, Anda bisa istirahat dengan tenang dan hari ini kami benar-benar mencoba yang terbaik, tapi kami tidak cukup efisien melawan tim yang sangat rapi dan kami dihukum karena kesalahan kami sendiri juga,” jelasnya.

Advertisement