Berita7.co.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk mempertegas dukungan terhadap ekosistem startup nasional dengan ikut serta dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. Keikutsertaan ini dimaksudkan untuk memperluas akses startup Indonesia ke investor dan korporasi internasional.
Dalam kegiatan yang digelar oleh Bank of Ayudhya (Krungsri) itu, Danamon menandatangani Letter of Intent (LoI) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi), Krungsri, Krungsri Finnovate, dan MUFG Innovation Partners (MUIP) sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas ekosistem startup di kawasan.
Partisipasi Danamon juga terkait dengan kehadiran MUIP Garuda Fund, dana investasi korporasi yang merupakan kolaborasi antara MUIP, MUFG, dan Danamon. Dana tersebut tercatat memiliki total komitmen sebesar US$100 juta dan difokuskan pada investasi di sektor teknologi serta teknologi finansial (fintech).
Reza Iskandar Sardjono, Chief Strategy Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, mengatakan keterlibatan pihaknya di forum itu bertujuan membuka akses lebih luas bagi pelaku startup Indonesia untuk berjejaring dengan investor dan korporasi global.
“Melalui sinergi dengan MUFG Global Network, kami ingin menghadirkan peluang yang lebih besar bagi startup Indonesia untuk berkembang dan menjalin kolaborasi di tingkat internasional,”
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 mencatat lebih dari 500 sesi business matching dalam satu hari penyelenggaraan. Acara tersebut melibatkan lebih dari 90 startup dari enam negara serta sekitar 140 perusahaan dan investor global.
Menurut Reza, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam membangun ekosistem startup yang berkelanjutan. Danamon menyatakan komitmen untuk terus menjadi jembatan bagi startup Indonesia memperoleh pendanaan, kemitraan strategis, dan akses pasar internasional.
Ikuti Berita7.co.id
