Sepakbola

Cristiano Ronaldo Mogok Main, Saudi Pro League Ingatkan Pentingnya Independensi Klub

Advertisement

Jakarta – Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, dilaporkan melakukan aksi mogok bermain akibat kekecewaan terhadap aktivitas transfer klubnya, Al Nassr. Menanggapi situasi tersebut, Saudi Pro League memberikan peringatan tegas agar tidak bertindak di luar kewenangan.

Kekecewaan Ronaldo Terhadap Aktivitas Transfer

Cristiano Ronaldo tidak ikut serta dalam pertandingan Al Nassr melawan Al Riyadh pada Minggu (2/2/2026), yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk timnya. Keputusan ini diambil karena Ronaldo merasa tidak puas dengan pergerakan klubnya di bursa transfer musim dingin Januari 2026.

Kekecewaan Ronaldo semakin membesar mengingat klub-klub lain yang juga berada di bawah naungan Public Investment Fund (PIF) seperti Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli, justru aktif mendatangkan pemain baru. Sebagai contoh, Al Hilal berhasil merekrut Karim Benzema, yang merupakan rival utama Al Nassr di puncak klasemen Saudi Pro League musim ini. Al Nassr sendiri hanya berhasil mendatangkan satu pemain, yaitu Haydeer Abdulkareem, seorang gelandang muda asal Irak.

Kondisi Ronaldo dan Ketidakpastian Laga Berikutnya

Meskipun demikian, kondisi fisik Cristiano Ronaldo dilaporkan dalam keadaan baik dan ia tetap berlatih bersama rekan-rekan setimnya. Namun, belum ada kepastian apakah penyerang asal Portugal tersebut akan kembali bermain di pertandingan berikutnya melawan Al Ittihad pada Sabtu (7/2) dini hari WIB.

Peringatan Saudi Pro League Mengenai Independensi Klub

Seorang juru bicara Saudi Pro League yang enggan disebutkan namanya, memberikan pernyataan kepada BBC, menegaskan bahwa setiap klub, meskipun berada di bawah naungan PIF, memiliki independensi dalam mengambil keputusan. Tidak ada pihak yang dapat mencampuri keputusan klub, termasuk dalam hal perekrutan pemain.

“Saudi Pro League terstruktur berdasarkan prinsip sederhana: setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan yang sama,” ujar juru bicara tersebut.

Advertisement

Ia menambahkan, “Klub punya dewan direksi, eksekutif, dan pemimpin-pemimpin sepakbola masing-masing. Keputusan tentang perekrutan, pengeluaran, dan strategi berada di tangan klub-klub tersebut, dalam kerangka keuangan yang dirancang untuk memastikan keberlanjutan dan keseimbangan kompetitif. Kerangka kerja itu berlaku sama di seluruh liga.”

Pihak Saudi Pro League juga menyoroti peran Ronaldo di Al Nassr. “Cristiano telah sepenuhnya terlibat dengan Al-Nassr sejak kedatangannya dan sudah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan ambisi klub. Seperti halnya pesaing elit lainnya, dia ingin menang.”

Namun, ia menekankan, “Tetapi tidak ada individu – betapapun pentingnya ia- yang menentukan keputusan di luar klub mereka sendiri.”

“Aktivitas transfer baru-baru ini menunjukkan independensi ini dengan jelas. Satu klub memperkuat diri dengan cara tertentu. Klub lain memilih pendekatan yang berbeda. Itu adalah keputusan klub, yang diambil dalam parameter keuangan yang disetujui,” pungkasnya.

Advertisement