Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Kamis pagi (22/1/2026) menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Kondisi ini berdampak pada operasional layanan bus Transjakarta dan Mikrotrans, yang mengalami keterlambatan kedatangan hingga pengalihan rute.
Gangguan Operasional TransJakarta
PT Transjakarta mengumumkan melalui akun X resminya bahwa rute 3E (Puri Kembangan – Sentraland Cengkareng) mengalami pengalihan rute. Pengalihan ini disebabkan oleh genangan air di sekitar Jalan Gunung Merapi. Untuk arah Puri Kembangan, layanan bus tidak akan melayani bus stop Royal Palem 1 hingga Mall Taman Palem 1.
Selain pengalihan rute, sejumlah layanan Transjakarta juga mengalami keterlambatan kedatangan akibat kemacetan yang ditimbulkan oleh genangan air di berbagai ruas jalan di Jakarta. Berikut adalah rute-rute yang terdampak:
- Koridor 4, 4C, 4D, dan 4K: Mengalami keterlambatan karena kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Pemuda arah Galunggung.
- Koridor 13, Rute 13B, Rute L13E, dan Rute JAK 107: Terlambat akibat kepadatan lalu lintas di sekitar Petukangan hingga kolong Tol Jorr.
- Koridor 7, 9, 10, Rute 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, D11, JAK 20, dan JAK 75: Mengalami keterlambatan karena kepadatan lalu lintas di sekitar Halte Cawang Sentral hingga Jalan DI Panjaitan.
Mikrotrans Juga Terdampak
Layanan Mikrotrans juga tidak luput dari dampak banjir. Sejumlah layanan mengalami pengalihan rute akibat genangan air di beberapa ruas jalan. Meskipun sebagian layanan yang telah dialihkan kini telah beroperasi normal, beberapa rute masih terdampak:
- Rute JAK 79 (Cengkareng-Tubagus Angke): Mengalami pengalihan rute karena genangan air di sekitar Jalan Peternakan Raya. Untuk arah Tubagus Angke, layanan tidak melayani Bus Stop Peternakan 3 hingga Peternakan Raya.
- Layanan Mikrotrans JAK 04 (Grogol-Tubagus Angke): Sementara tidak beroperasi melayani pelanggan akibat genangan air di sekitar Jalan Jelambar Barat III, Jalan Wijaya Kusuma, dan Jalan Kusuma Timur (Pasar Bonpis).
Kondisi cuaca ekstrem ini juga mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan opsi bekerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa di Jakarta, seperti yang diungkapkan oleh Pramono dalam video DetikPagi.






