— Investor asing melanjutkan aksi beli pada sejumlah saham utama, mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 70,43 poin atau 1,19% ke posisi 5.986,5 pada penutupan perdagangan Selasa (7/7/2026).

Pergerakan dana asing tercermin dari akumulasi pembelian bersih pada beberapa emiten, dengan BBCA memimpin daftar pembelian sepanjang hari tersebut.

Berdasarkan data perdagangan, nilai pembelian bersih (net buy) asing tertinggi tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 274,7 miliar.

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 274,7 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 54,2 miliar
  3. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 37,9 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 27,9 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 23,8 miliar
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 22,7 miliar
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 22,4 miliar
  8. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp 16,3 miliar
  9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 15,3 miliar
  10. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR): Rp 14,8 miliar

Meski mencatat pembelian bersih pada sejumlah saham, investor asing secara keseluruhan membukukan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar sebesar Rp 176,8 miliar pada hari yang sama.

Rinciannya, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 205,3 miliar, sementara pasar negosiasi dan tunai mencatat net buy sebesar Rp 28,5 miliar.

Perdagangan hari itu menutup dengan 450 saham menguat, 222 saham turun, dan 289 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa tercatat Rp 10,29 triliun.