Sepakbola

Arsenal Raih Momentum Emas: Kemenangan Telak, Gabriel Kembali, dan City Tertahan

Advertisement

Kemenangan telak atas Aston Villa, kembalinya bek andalan Gabriel Magalhães, serta hasil imbang Manchester City menjadi berkah tersendiri bagi Arsenal. The Gunners kini mendapatkan momentum besar untuk mengarungi paruh kedua musim Liga Inggris.

Momentum Awal Tahun yang Positif

Arsenal memulai tahun 2026 dengan catatan positif. Setelah menutup tahun 2025 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Aston Villa, keberuntungan seolah berpihak pada mereka. Hasil imbang 0-0 yang diraih Manchester City dari lawannya semakin memperlebar jarak empat poin antara Arsenal dengan sang rival di puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Kabar gembira lainnya datang dari lini pertahanan. Gabriel Magalhães dipastikan kembali masuk dalam daftar starting XI setelah pulih dari cedera hamstring yang sempat memaksanya menepi. Kehadiran Gabriel diharapkan dapat memperkokoh duetnya bersama William Saliba di jantung pertahanan.

Analisis Momentum oleh Micah Richards

Mantan bek Manchester City, Micah Richards, menilai kembalinya Gabriel sebagai momentum krusial bagi Arsenal. Ia berpendapat bahwa kehadiran Gabriel akan menjadi bonus besar bagi tim asuhan Mikel Arteta, terutama dalam menghadapi sisa kompetisi.

Advertisement

“Arsenal benar-benar terlihat sangat kuat. Mereka mungkin tak mengambil risiko sebesar City dalam hal menyerang dan mencetak gol, tapi mereka tampak sangat bagus dalam bertahan,” ujar Micah Richards di Sky Sports.

Richards menambahkan bahwa kekuatan skuad Arsenal memang sudah sering dibicarakan, namun kembalinya Gabriel memberikan dimensi baru yang signifikan.

“Kita sudah sering berbicara soal kekuatan skuad sebelumnya, tapi kembalinya Gabriel itu bonus besar buat The Gunners. Kemenangan atas Aston Villa itu juga berarti sangat besar.”

Kemenangan atas Aston Villa dinilai Richards memiliki arti penting, terutama setelah Arsenal sempat mendapat sorotan atas performa mereka yang dinilai kurang meyakinkan dalam beberapa laga sebelumnya. Arsenal hanya mampu meraih kemenangan tipis atas Wolverhampton Wanderers, Everton, Crystal Palace, dan Brighton & Hove Albion, bahkan empat dari enam gol dalam periode tersebut merupakan gol bunuh diri dari pemain lawan.

“Ada tekanan besar sebelumnya dan Villa adalah masalah buat mereka di masa lalu. Tapi mereka bisa menang dengan cara itu, adalah sebuah dorongan besar,” imbuhnya.
Advertisement