Jakarta – Antrean panjang terlihat di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/1/2026). Pengunjung memadati lokasi tersebut sejak pagi hari untuk menyaksikan pertunjukan setelah planetarium kembali dibuka pasca-tutup selama 13 tahun. Tiket untuk seluruh sesi pertunjukan hari ini dilaporkan telah habis terjual, baik pembelian secara daring maupun langsung di lokasi.
Pembelian Tiket Sistem On The Spot Terbatas
Pantauan CNN Indonesia di lokasi, antrean panjang sudah terbentuk begitu memasuki area Planetarium. Pengunjung yang datang berupaya mendapatkan tiket melalui metode pembelian langsung atau on the spot (OTS). Namun, petugas telah membatasi antrean pembeli tiket OTS sesuai kuota yang tersedia.
Meskipun demikian, terlihat masih banyak pengunjung yang terus berdatangan dengan harapan bisa mendapatkan tiket. Sejumlah petugas keamanan bersiaga di lokasi untuk memberikan informasi kepada pengunjung bahwa seluruh tiket untuk hari ini telah habis terjual.
“Untuk tiket Planetarium hari ini sudah habis ya bapak/ibu,” ujar salah seorang petugas berulang kali melalui pengeras suara.
Pengunjung Kecewa Tak Kebagian Tiket
Salah satu pengunjung, Hanifa (29), mengaku kecewa karena tidak berhasil mendapatkan tiket meskipun sudah datang mengantre sejak pagi. Ia tiba di Planetarium sebelum pukul sembilan pagi.
“Kita sudah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita sudah sampai di sini tapi tetap kehabisan,” keluh Hanifa.
Ia menambahkan bahwa sebenarnya sudah mencoba membeli tiket secara daring, namun juga kehabisan. Karena itu, ia berharap masih ada kesempatan melalui pembelian tiket OTS.
“Sudah-sudah cek online, tapi habis, besok juga habis. Jadi tadinya mau coba kali saja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS,” imbuhnya.
Planetarium TIM Buka Kembali Sejak Desember 2025
Sebagai informasi, hari ini merupakan hari ke-8 Planetarium TIM kembali dibuka untuk umum sejak Kamis, 25 Desember 2025. Dalam satu hari, Teater Bintang di Planetarium menggelar empat sesi pertunjukan. Setiap sesinya mampu menampung sebanyak 200 pengunjung.






