— Bekasi – Seekor anjing jenis Husky ditemukan dalam kondisi terluka parah akibat dibacok oleh orang tak dikenal di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa kekerasan terhadap hewan ini menjadi viral setelah rekaman video yang menunjukkan kondisi anjing tersebut beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, anjing dengan bulu dominan putih, kelabu, dan hitam itu terlihat lemah dengan luka terbuka di bagian kepala yang mengeluarkan darah. Kejadian ini sontak menarik perhatian publik dan mendorong pihak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan.

Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus Penganiayaan

Menindaklanjuti laporan mengenai penganiayaan terhadap hewan, Polsek Babelan segera bergerak cepat. Penyelidikan kasus ini bahkan melibatkan Unit Satwa (K9) dari Polda Metro Jaya untuk membantu mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang dialami oleh anjing Husky tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi keterlibatan tim K9 dalam penanganan kasus ini.

“Benar Unit Satwa/K9 Polda Metro Jaya telah dilibatkan untuk membantu penanganan dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis husky di wilayah Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi,” ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.

Anjing Pelacak K9 Diterjunkan untuk Lacak Jejak Pelaku

Tim K9 Polda Metro Jaya telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu melacak jejak pelaku. Anjing pelacak tersebut diarahkan di sekitar lokasi penemuan anjing Husky yang terluka. Anjing malang ini pertama kali ditemukan oleh pemiliknya pada Minggu (12/7) malam dalam kondisi berlumuran darah dengan luka di kepala yang diduga disebabkan oleh benda tajam.

Selain bantuan dari tim K9, penanganan awal terhadap luka anjing tersebut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Babelan. Anjing tersebut kemudian dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam beberapa dokumentasi, terlihat bulu halus di bagian kepala anjing dicukur untuk mempermudah pengobatan luka terbuka yang dideritanya.

Jejak Pelaku Mengarah ke Kontrakan Kosong

Upaya pelacakan yang dilakukan oleh petugas Polsek Babelan bersama Unit Satwa Polda Metro Jaya pada Selasa (14/7) membuahkan hasil. Tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi lokasi dugaan penganiayaan. Meskipun demikian, pelaku pembacokan anjing tersebut masih dalam pencarian.

Menurut keterangan, anjing pelacak K9 bernama Zeus berhasil menyisir area perkebunan warga dari titik jejak darah hingga mengarah ke sebuah bangunan kosong yang sedang dalam proses renovasi, berjarak sekitar 50 meter dari lokasi penemuan awal.

Kondisi Terkini Anjing Husky dan Sanksi Hukum

Saat ini, anjing Husky tersebut dilaporkan mengalami empat luka bacok dan kondisinya sempat kritis karena hampir kehabisan darah. Hewan tersebut masih menjalani perawatan intensif di sebuah klinik hewan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa penganiayaan terhadap hewan merupakan tindak pidana dan mengingatkan masyarakat bahwa pelaku akan dikenakan sanksi hukum yang berlaku.