Berita7 — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melakukan penembakan terhadap seorang pengemudi ojek di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Kedua terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Lampung Timur.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (24/7) sekitar pukul 10.00 WIB oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. “Tim berhasil mengamankan dua orang pelaku di wilayah Lampung Timur,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Sabtu (25/7/2026).
Kedua pelaku yang identitasnya diketahui berinisial ENR (23) dan RDS (21) ini memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya. ENR diketahui bertindak sebagai eksekutor yang melakukan penembakan, sementara RDS berperan sebagai pengendara motor.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak. Senjata api tersebut diduga digunakan pelaku untuk menembak korban. Turut disita pula satu butir peluru kaliber 9 milimeter yang masih tersimpan di dalamnya.
Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian juga masih mendalami asal-usul senjata api tersebut serta kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam tindak pidana lainnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 479 juncto Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Kronologi Penembakan Ojol di Matraman
Peristiwa yang berujung pada penembakan pengemudi ojek ini terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 12.22 WIB. Kejadian bermula ketika pemilik motor mendengar suara langkah kaki dan melihat dua orang berusaha mengambil sepeda motor miliknya.
Pemilik motor kemudian mengetuk pintu dari dalam rumah. Melihat hal tersebut, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Saat pemilik motor hendak mengejar, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api. Pemilik motor memutuskan mengurungkan niatnya untuk mengejar dan berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan ‘maling’, seorang pengemudi ojek yang berada di lokasi mencoba memberikan bantuan dengan menghadang laju kedua pelaku. Namun, salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku berhasil melarikan diri.
Saksi mata di lokasi, Evi (57), menuturkan bahwa teriakan ‘maling’ terdengar dari arah Pasar Palmeriam sebelum insiden penembakan terjadi. Ia melihat lebih dari sepuluh warga mencoba mengejar kedua terduga pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Wajah pelaku tidak terlihat jelas karena tertutup masker.
Evi menambahkan bahwa korban sempat terbaring di lokasi kejadian akibat luka tembak di paha yang menyebabkan pendarahan hebat. Setelah diteriaki korban berdarah, korban langsung jatuh dan segera dibawa ke puskesmas, namun tidak diterima dan akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Ilham (28), pemilik motor yang menjadi sasaran pencurian, menceritakan bahwa aksi ini bermula ketika warga mengejar dua terduga pelaku yang gagal membawa kabur motor RX King miliknya yang terparkir di sebuah kos tidak jauh dari lokasi penembakan. Ilham saat itu sedang memasak dan mengira suara di luar kamar adalah kurir paket.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.