— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dinilai memiliki peluang penguatan pada perdagangan mendatang, menurut catatan rumah sekuritas. Rekomendasi teknikal itu menyebutkan level resistance yang dapat dicapai dalam jangka pendek.

CGS International Sekuritas Indonesia menyampaikan proyeksi pada perdagangan Rabu (8/7/2026), dengan target terdekat saham BBRI di kisaran Rp2.900–Rp2.940 dan area support di Rp2.760–Rp2.810.

Teknis Perdagangan

Rumah sekuritas menilai saham BBRI layak masuk daftar beli teknikal. Dalam catatan resminya, disebutkan:

“BBRI spec buy dengan support 2.760-2.810, potensi naik ke 2.900-2.940 short term.”

Pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia, Selasa (7/7/2026), saham BBRI tercatat menguat 2,5% ke level Rp2.860.

Pergerakan harga dalam beberapa periode menunjukkan sentimen positif, di mana dalam sepekan saham BBRI naik 7,1% dan dalam sebulan menguat 4,3%. Namun demikian, sepanjang tahun berjalan (year to date) saham ini masih berada di zona penurunan sebesar 21,8%.

Aliran Modal Asing

Data perdagangan mencatat adanya pembelian bersih oleh investor asing pada hari yang sama. Menurut data Stockbit, asing melakukan net buy terhadap saham BBRI senilai Rp54,2 miliar pada Selasa (7/7/2026).