Berita7 — Entitas milik Agung Sedayu dan Salim Group, PT Multi Artha Pratama (MAP), mengalami dilusi kepemilikan atas PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK2/PANI) menyusul pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD pada 23 Juni 2026.
Per akhir Juni 2026, MAP tercatat memiliki 15.234.037.094 saham PANI, namun persentase kepemilikan menyusut menjadi 83,75% dibandingkan 84,09% pada akhir Mei 2026.
Rincian Private Placement
Dalam PMTHMETD IV, PANI menerbitkan 72.476.600 saham baru bernilai nominal Rp100 per lembar. Jumlah saham perusahaan meningkat dari 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham setelah penerbitan.
Seluruh saham baru diambil oleh dua investor pihak ketiga, yakni PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd, bukan pihak terafiliasi perusahaan. Harga pelaksanaan ditetapkan Rp6.875 per saham, sehingga total nilai penerbitan mencapai Rp498,27 miliar.
Akibat penerbitan saham baru ini, porsi saham pemegang kurang dari 5% bertambah menjadi 2.955.465.104 saham atau 16,25% pada akhir Juni 2026, naik dari 2.882.988.504 saham (15,91%) pada bulan sebelumnya.
Suntik Modal Untuk Anak Usaha
Manajemen PANI menyatakan keyakinan bahwa dana hasil PMTHMETD IV dapat segera direalisasikan sesuai target penggunaan, khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung operasional anak usaha, PT Panorama Eka Tunggal (PET) dan PT Karunia Utama Selaras (KUS).
Sekretaris Perusahaan PANI, Christy Grassela, menjelaskan PET menerbitkan 195.529 saham baru dengan nilai nominal total Rp195,5 miliar. Dari jumlah tersebut, PANI mengambil bagian 195.000 saham senilai Rp195 miliar.
Sebelum peningkatan modal, modal disetor PET tercatat Rp8,17 triliun dengan penyertaan PANI sebesar Rp8,16 triliun atau 99,9%. Setelah penerbitan, modal disetor PET naik menjadi Rp8,37 triliun dengan kepemilikan PANI sebesar Rp8,36 triliun tetap 99,9% dari modal ditempatkan dan disetor.
Untuk KUS, Christy menyebutkan ada peningkatan modal dasar sebesar Rp1,34 triliun sehingga total modal dasar menjadi Rp1,62 triliun. KUS menerbitkan 200.702 saham baru bernilai nominal total Rp200,7 miliar, di mana PANI mengambil 200.000 saham senilai Rp200 miliar.
Sebelum penambahan modal, modal disetor KUS tercatat Rp205,84 miliar dengan penyertaan PANI Rp205,12 miliar atau setara 99,6%. Setelah penyetoran modal oleh para pemegang saham atas seluruh saham baru, modal ditempatkan dan disetor KUS meningkat menjadi Rp406,5 miliar, sehingga penyertaan PANI menjadi Rp405,12 miliar atau tetap 99,6% dari modal ditempatkan dan disetor.
Ikuti Berita7
