Berita7 — Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan berperan sebagai penyangga pasar untuk melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi harga.
Pernyataan itu disampaikan Zulkifli, yang akrab dipanggil Zulhas, dalam Seminar Nasional KDKMP yang digelar di Gedung Sasana Kriya, Jakarta, hari ini.
Zulhas memastikan pemerintah berpihak kepada petani dan menegaskan koperasi akan hadir membeli hasil panen ketika harga di pasar anjlok.
“Kalau nanti panen Saudara, petani-petani kita, kita sudah janji berpihak kepada rakyat petani Indonesia, nggak boleh tawar,” ujar Zulhas, Kamis (16/7/2026).
Ia menambahkan ketentuan harga batas untuk pembelian oleh koperasi sebagai langkah perlindungan bagi petani.
“Oleh karena itu, kalau petani panen harganya di bawah 6.500, maka Koperasi Desa Merah Putih yang akan membeli. Tidak boleh petani dirugikan,” sambungnya.
Ekstensi Ke Sektor Perikanan
Langkah serupa juga direncanakan untuk sektor perikanan dengan pembentukan koperasi nelayan Merah Putih. Menurut Zulhas, mekanisme ini dimaksudkan menjadi modal awal sebelum pemerintah melakukan pengembangan lebih lanjut.
“Kalau ada ikan terlalu murah nelayan dirugikan, koperasi nelayan Merah Putih yang akan dibeli. Tentu ini modal besar, setelah itu akan banyak pengembangan-pengembangan lagi,” tutur Zulhas.
Pintu Tunggal Penyaluran Bantuan
Selain menjadi off-taker hasil panen, KDKMP juga dirancang sebagai saluran tunggal penyaluran berbagai bantuan pemerintah. Bantuan yang disebutkan meliputi bantuan sosial, beras SPHP, pupuk subsidi, alat pertanian, hingga gas melon tiga kilogram.
Ikuti Berita7
