Berita7 — Jakarta – Kebakaran hebat melanda tiga unit kapal yang sedang bersandar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden ini menghanguskan seluruh badan kapal dan kini pihak Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kawasan Sunda Kelapa tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebabnya.
AKP Ery Suroto, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa, menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya mengumpulkan bukti dan informasi. “Kami masih dalam penyelidikan,” ujar Ery di Jakarta, Minggu (19/7/2026), seperti dilaporkan Antara.
Penyelidikan ini penting untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana yang terlibat dalam peristiwa kebakaran tersebut. Saat ini, tim Unit Reskrim belum bisa melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam kapal karena kondisi fisik kapal yang masih sangat panas pasca dilalap api. Petugas akan segera melakukan olah TKP setelah kondisi kapal dipastikan aman dan dingin.
Pihak kepolisian juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Untuk sementara kami belum bisa olah TKP karena masih panas pasca kebakaran,” tambah Ery.
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga api berasal dari korsleting listrik. Dugaan ini muncul seiring dengan adanya aktivitas perbaikan kapal yang sedang berlangsung di dermaga tersebut pada Minggu pagi.
Menurut Kasiops Gulkarmat, Gatot Sulaeman, informasi awal dari saksi menyebutkan bahwa kepulan asap terlihat dari salah satu kapal yang sedang menjalani proses perbaikan atau docking. “Informasi dari saksi kebakaran dipicu korsleting listrik saat perbaikan kapal,” jelas Gatot di Jakarta, Minggu.
Saksi mata lainnya juga melihat api dengan cepat membesar. Upaya pemadaman awal oleh warga sekitar sempat dilakukan, namun api terus menjalar dan membesar, memaksa mereka segera meminta bantuan dari petugas pemadam kebakaran.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.