— Siak – Polres Siak terus mendalami kasus kematian ACL (30), seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi di RSUD Tengku Rafian, Siak. Sejumlah barang bukti, termasuk peralatan medis dan obat-obatan, telah diserahkan ke laboratorium forensik (Labfor) untuk diteliti lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari Labfor. “Selanjutnya, beberapa barang bukti sudah kami serahkan ke laboratorium forensik untuk dilakukan penelitian,” ujar Raja Kosmos dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026). Ia menambahkan, “Dan sampai sekarang kami juga masih menunggu hasil penelitian tersebut.”

Penyelidikan juga berfokus pada ponsel milik korban. Kendala muncul karena beberapa aplikasi di ponsel tersebut hanya dapat diakses menggunakan Face ID. “Dan ada juga beberapa yang tidak bisa kita buka karena menggunakan face ID, sehingga sudah kita kirimkan ke Labfor untuk membuka itu (ponsel),” jelasnya.

Polisi mengedepankan metode penyelidikan ilmiah (scientific crime investigation) untuk merangkai peristiwa dan menentukan penyebab kematian korban secara utuh dan akuntabel. “Kami juga melakukan penyelidikan dengan teknik dan taktik sebagaimana diatur dalam KUHAP baru dan SOP yang ada di kepolisian,” imbuh Raja.

Istri dan Rekan Korban Diperiksa

Dalam pengembangan penyelidikan, Polres Siak telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk staf rumah sakit dan dokter pembimbing residen anestesi di RSUD Tengku Rafian. Keterangan dari istri korban, YM (31), yang juga berprofesi sebagai dokter, serta beberapa rekan sejawat korban juga telah dimintai.

“Yang mana, pada saat sebelum memberikan kesaksian, kami sudah bersama-sama dengan istri dan orang tua korban serta abang korban untuk membuka alat komunikasi korban yang ditemukan di TKP bersama korban,” terang Raja.

Jenazah korban ditemukan pada Selasa, 14 Juli 2026, setelah sang istri melakukan pencarian sejak Senin (13/7) sore. Pengecekan rekaman CCTV di sekitar rumah sakit menunjukkan korban berjalan meninggalkan fasilitas tersebut. Korban ditemukan meninggal dunia di semak belukar di samping rumah sakit. Penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.