Berita

Tebing Longsor Timpa Rumah di Bogor, Dua Bocah 4 dan 5 Tahun Berhasil Dievakuasi Selamat

Advertisement

Sebuah tebing setinggi 4 meter di Bogor Selatan, Kota Bogor, dilaporkan longsor dan menimpa sebuah rumah pada Jumat (9/1/2026) sore. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, dua anak kakak beradik berusia 4 dan 5 tahun yang berada di dalam rumah sempat tertimbun material longsor.

Kronologi Kejadian

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. “Jadi ada tebingan longsor yang membawa sebuah bonggol bambu menimpa bangunan di bawahnya dan di bangunan itu, di sebuah kamar ada dua anak umur 4 dan 5 tahun, sedang bermain di dalamnya. Jadi kurang lebih dua anak ini tertimbun,” ujar Dimas di lokasi kejadian.

Saat kejadian, kedua korban berinisial RA (4) dan FA (5) sedang bermain di dalam kamar dan tidak sempat menghindar dari reruntuhan. Hujan deras menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

Proses Evakuasi Dramatis

Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis. Anak yang berusia 4 tahun, RA, berhasil dievakuasi lebih dulu oleh warga yang sigap membantu tak lama setelah kejadian. Namun, evakuasi FA (5) membutuhkan upaya lebih keras karena terjepit bonggol bambu.

“Yang korban usia 4 tahun, oleh warga segera bisa dilakukan evakuasi. Namun memang yang satu lagi ini yang berusia 5 tahun membutuhkan effort lebih, karena memang agak terimpit oleh bonggol bambu tersebut. Alhamdulillah ananda yang 5 tahun ini berhasil juga dievakuasi,” jelas Dimas.

Advertisement

Tim SAR gabungan dikerahkan untuk menyelamatkan FA yang terjepit. Upaya penyelamatan berjalan lancar meskipun membutuhkan waktu lebih lama.

Tiga Orang Luka-Luka

Selain dua anak yang tertimbun, total tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Muhamad Muhtar, paman kedua korban, juga mengalami luka saat ikut membantu proses evakuasi.

“Total dua orang yang tertimbun, korban luka tiga orang termasuk dua anak yang tertimbun. Satu orang lagi, orang dewasa, itu pamannya yang sempat ikut evakuasi,” kata Dimas. Ia menambahkan bahwa sang paman masuk ke celah sempit untuk menemani dan menenangkan FA yang masih dalam proses evakuasi.

Advertisement