Manchester United di bawah asuhan manajer interim Michael Carrick meraih empat kemenangan beruntun. Tiga gelandang Setan Merah, Kobbie Mainoo, Casemiro, dan Bruno Fernandes, menunjukkan peningkatan performa signifikan sejak ditangani pelatih 44 tahun tersebut.
Peran Baru Gelandang MU
Ketiga pemain ini selalu menjadi starter dalam formasi 4-2-3-1 racikan Carrick dalam empat kemenangan terakhir melawan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham Hotspur. Kobbie Mainoo, yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan di Premier League di era Ruben Amorim, kini menjadi sorotan utama. Pemain berusia 20 tahun itu bangkit kembali di bawah Carrick, diduetkan bersama Casemiro sebagai pivot ganda, sebuah konfigurasi yang dianggap tidak mungkin oleh Amorim.
Adaptasi Mainoo sebagai starter berjalan mulus. Dalam laga melawan Spurs, ia mencatatkan 33 umpan sukses di sepertiga akhir permainan, terbanyak di antara pemain lain di Premier League pada pekan tersebut. Casemiro menyusul di urutan kedua dengan 27 umpan sukses melawan Spurs. Kombinasi keduanya memberikan keseimbangan vital bagi permainan MU, bahkan mampu memaksimalkan situasi yang ada meski dibantu kartu merah Cristian Romero.
Bruno Fernandes Kembali Tajam
Bruno Fernandes juga dikembalikan ke posisi gelandang serang oleh Carrick. Dengan peran yang lebih maju, pemain asal Portugal itu leluasa menunjukkan kreativitasnya. Sky Sports mencatat bahwa musim ini, Fernandes telah tiga kali menciptakan enam peluang atau lebih dalam satu pertandingan. Dua di antaranya terjadi saat melawan City dan Spurs, dua laga di bawah arahan Carrick. Satu laga lainnya adalah melawan Burnley pada Agustus lalu.
Fernandes menjadi satu-satunya pemain di Premier League musim ini yang mampu menciptakan enam atau lebih peluang dalam satu laga sebanyak tiga kali. Saingan terdekatnya adalah Rayan Cherki yang telah melakukannya dua kali. Catatan ini menggambarkan perubahan signifikan yang diberikan Carrick setelah menggantikan Amorim. Penempatan posisi yang tepat untuk ketiga pemain tersebut dan kombinasi mereka terbukti membawa MU meraih kemenangan beruntun.
Target Liga Champions Terbuka Lebar
Dengan sisa 13 laga di Premier League, menarik untuk menantikan sejauh mana trio gelandang ini dapat membawa Manchester United. Lolos ke Liga Champions musim depan kini tampak menjadi target yang lebih realistis dibandingkan saat Amorim masih menukangi tim.






