Tegal, Jawa Tengah – Bencana tanah bergerak melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegata, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menyebabkan kerusakan signifikan pada 104 bangunan. Kerusakan meliputi rumah warga, pondok pesantren, hingga fasilitas umum lainnya. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
Detail Kerusakan dan Dampak
Menurut M. Wisnu Imam, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Tegal, tanah bergerak mulai terjadi pada Minggu (2/2/2026) dan semakin parah pada Senin (3/2/2026). Bencana ini berdampak pada 150 kepala keluarga atau sekitar 470 jiwa.
Permukiman yang terdampak tersebar di beberapa RW dan RT, termasuk RW 02, 03, dan 04, serta Dukuh Tigasari dan Dukuh Padareka. “Jumlah sementara ada 104 rumah yang rusak. Kejadian mulai Minggu dan tanah terus gerak hari Senin sudah parah,” ujar M. Wisnu Imam.
Infrastruktur dan Fasilitas Pendidikan Terdampak
Selain rumah warga, tanah bergerak juga merusak sejumlah infrastruktur desa. Tiga titik jalan desa dan jalan kabupaten mengalami kerusakan, begitu pula satu bendung irigasi dan satu jembatan desa.
Fasilitas pendidikan yang terdampak antara lain SDN Padasari 01, SMA Al Adalah, Ponpes Al Adalah, PAUD Al-Muna Padasari, MI Padasari, dan MDTA Nurul Atfal. Bangunan musala dan fasilitas kesehatan seperti Polindes Padasari juga tidak luput dari kerusakan.
Pengungsian
Akibat kerusakan parah pada rumah mereka, sebanyak 17 jiwa dari 5 keluarga terpaksa mengungsi. Mereka kini menempati SDN Padasari 01 sebagai tempat penampungan sementara.






