Berita

Sopir Maut Diamuk Massa di Jakarta Utara Setelah Tabrak Lari Berujung Terserempet Kereta

Advertisement

Sebuah mobil hitam terlibat kecelakaan maut di perlintasan kereta api (KA) di Jakarta Utara pada dini hari tadi. Insiden ini terjadi setelah pengemudi mobil tersebut melakukan tabrak lari di wilayah Jakarta Barat.

Kronologi Tabrak Lari dan Pengejaran

Peristiwa bermula pada pukul 02.20 WIB di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, Jakarta Barat. Mobil Mazda CX-5 yang dikemudikan pria berinisial JC menabrak sejumlah sepeda motor dan seorang pejalan kaki di dekat sebuah minimarket. Akibat tabrakan tersebut, dua orang dilaporkan tewas di tempat kejadian.

Korban tewas adalah pengendara motor Honda PCX bernama Satrio (16) dan penumpangnya, Valentino (19). Sementara itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, yaitu pengendara motor Rai Nazril Jibran (17) beserta rekannya Alfinza (16), dan seorang pejalan kaki, M Devran (10). Ketiga korban luka ini dilarikan ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, kedua korban tewas mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan. Korban yang terluka juga mengalami cedera serupa.

Pelarian dan Kecelakaan di Perlintasan KA

Setelah menabrak, pengemudi mobil Mazda CX-5 tersebut tidak berhenti dan justru melarikan diri ke arah Jakarta Utara. Massa yang menyaksikan kejadian tersebut segera melakukan pengejaran.

Advertisement

“Penabrak gunakan mobil Mazda lari ke wilayah Jakut dikejar massa, melawan arus, terobos palang pintu kemudian tersenggol kereta, kemudian diamuk massa,” jelas AKBP Ojo Ruslani pada Jumat (2/1/2026).

Pengejaran berakhir tragis ketika mobil tersebut terserempet kereta api di perlintasan KA di Mangga Dua, Jakarta Utara, sekitar pukul 02.35 WIB. Setelah insiden tersebut, pengemudi mobil yang terluka dibawa ke RSUD Tarakan Jakarta Pusat, sementara penumpangnya diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Jakarta Utara.

Hasil Pemeriksaan Pengemudi

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap penumpang mobil Mazda tersebut. Hasil tes menunjukkan bahwa penumpang tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba.

Advertisement