Anggota Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Nurwendaya, memaparkan hasil pemantauan hilal untuk penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah. Pemaparan ini bersifat informatif dan bukan keputusan resmi penetapan awal puasa.
Hasil Hisab Imkanurrukyat MABIMS
Menurut Cecep, berdasarkan perhitungan hisab, 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 Masehi. “Ini hisab sifatnya informatif. Kita memerlukan konfirmasi verifikasinya adalah rukyat, yang tentu saja yang kita nantikan nanti untuk bahan untuk penetapan sidang isbat pada malam hari ini,” ujar Cecep saat memberikan keterangan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2025).
Kriteria MABIMS dan Posisi Hilal
Indonesia, kata Cecep, mengikuti kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Kriteria tersebut mencakup tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat. Saat ini, posisi hilal di Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut.
“Elongasi Indonesia, berdasar kesepakatan Bali 2023, minimal 6,4 derajat elongasinya geosentrik. Sementara saudara-saudara kita Malaysia, Singapura, dan Brunei masih menggunakan elongasi toposentrik,” jelasnya.
Cecep menambahkan bahwa hilal sesuai kriteria MABIMS baru akan terpenuhi lusa. Ia menekankan bahwa kriteria tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah.
“Jadi, kalau kriteria MABIMS itu ini ada horison, tinggi hilal 3 derajat, ini elongasi jarak bulan matahari itu 6,4 derajat. Selama masih berada di wilayah merah, belum memenuhi kriteria. Tapi kalau hilalnya sudah keluar dari sini, sudah masuk kriteria awal bulan Hijriah. Jadi ini tidak dipisah-pisah, 3 derajat dan 6,4 derajat,” terangnya.
Wilayah yang Memenuhi Kriteria
Cecep menyebutkan bahwa ada wilayah di Amerika Serikat yang sudah memenuhi kriteria MABIMS, namun negara tersebut tidak termasuk dalam anggota MABIMS. “Adakah di dunia yang sudah memenuhi? Ada, di Amerika sudah masuk MABIMS, tapi Amerika tidak menggunakan kriteria MABIMS kan? MABIMS ini dipakai untuk negara MABIMS, ya kan? Kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Nah kita lihat, di wilayah NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak memenuhi awal bulan warna peta magenta,” katanya.
Penetapan resmi 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan setelah sidang isbat yang akan dilaksanakan pada malam hari ini.






