Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Sejumlah siswa dan siswi Sekolah Rakyat menampilkan kebolehan mereka di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada peresmian 166 sekolah rakyat di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Senin (12/1/2026). Salah satu siswi, Devi Rosalita, mengungkapkan rasa senangnya bisa tampil bernyanyi di depan orang nomor satu di Indonesia itu.
Kebahagiaan di Depan Presiden
Devi mengaku sangat bahagia melihat raut wajah Presiden Prabowo yang tampak senang saat ia dan rekan-rekannya menampilkan keterampilan bernyanyi. “Sangat senang sekali bisa menampilkan kebisaan menyanyi di depan Presiden, apalagi tadi melihat raut wajah Presiden senang,” ujar Devi.
Ia menambahkan, persiapan penampilan tersebut terbilang singkat, hanya dua hari. Proses pemilihan lagu dan penyesuaian musik menjadi tantangan tersendiri. “Jadi kita dapat info bahwa ada pergantian musik, pergantian lagu, dan lain-lain. Makanya itu persiapannya singkat sekali,” tuturnya.
Meski lelah dengan latihan intensif dalam waktu singkat, Devi merasa lega dan senang karena berhasil menampilkan yang terbaik. “Sekarang sudah lega dan senang,” ungkapnya.
Guru Pendamping Bangga dengan Semangat Siswa
Inayati Rahmi, guru pendamping, turut merasa bangga atas penampilan para siswanya. Ia memuji semangat besar para siswa dalam menghadapi persiapan yang singkat.
“Saya akui, semangat mereka dalam mencoba sesuatu hal itu sangat besar. Bahkan mereka bisa menguasai lagu dalam waktu yang singkat, sangat salut sekali saya,” sebut Inayati.
Penampilan ini merupakan momen perdana bagi para siswa di hadapan Presiden RI. “Semoga apa yang ditampilkan para siswa kami bisa diterima dengan baik,” harapnya.
Dukungan untuk Sekolah Rakyat
Acara peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 Provinsi ini didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia. Presiden Prabowo sendiri tampak terkesima dengan perkembangan sekolah rakyat dan kemajuan para siswanya.
Sebelumnya, beredar video yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo berencana mengirim siswa Sekolah Rakyat untuk belajar ke luar negeri, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan.






