Sepakbola

Ruben Amorim Tegaskan Posisi Manajer MU, Bukan Sekadar Pelatih

Advertisement

Ruben Amorim menegaskan bahwa dirinya adalah manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih. Pernyataan ini mengisyaratkan adanya frustrasi terkait rencana belanja klub di bursa transfer Januari.

Amorim Tuntut Kendali Lebih Besar

Diperkenalkan sebagai pelatih kepala MU setelah direkrut dari Sporting CP pada akhir 2024 dengan kontrak hingga musim panas 2027, Amorim menyuarakan ketidakpuasannya. Ia merasa membutuhkan pemain tambahan yang sesuai dengan sistem taktik pilihannya, namun klub kemungkinan besar tidak akan melakukan pembelian di musim dingin.

Usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, Amorim mengindikasikan adanya perbedaan pandangan dengan direktur olahraga klub, Jason Wilcox. Pria berusia 40 tahun itu tampak menuntut kendali yang lebih besar di Old Trafford, melampaui peran utamanya sebagai pelatih tim.

“Saya ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukannya pelatih Manchester United dan itu sudah jelas,” cetus Amorim seperti dikutip dari ESPN.

Amorim menambahkan, ia menyadari posisinya mungkin belum setara dengan nama-nama besar seperti Thomas Tuchel, Antonio Conte, atau Jose Mourinho. Namun, ia menegaskan komitmennya sebagai manajer Manchester United selama kontraknya berlaku.

“Saya sadar bahwa nama saya bukanlah Tuchel, bukan Conte, bukan Mourinho, tapi saya adalah manajer Manchester United. Dan itu akan terus seperti ini selama 18 bulan atau ketika direksi memutuskan untuk melakukan perubahan,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga menekankan pentingnya peran setiap departemen dalam klub.

“Saya akan melakukan pekerjaan saya dan setiap departemen, departemen pencarian bakat, direktur olahraga, mesti melakukan pekerjaan mereka. Saya akan melakukan pekerjaan saya selama 18 bulan dan kemudian kita akan menyaksikannya.”

Amorim bertekad untuk menyelesaikan masa baktinya sesuai kesepakatan.

“Jadi itulah maksud saya. Saya ingin menuntaskan dengan hal itu. Saya tidak akan berhenti. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang ke sini untuk menggantikan saya. Dan itu akan selesai dalam 18 bulan, dan kemudian orang-orang akan melanjutkan hidup. Itulah kesepakatannya. Itulah pekerjaan saya, bukan menjadi sekadar seorang pelatih,” pungkasnya.

Pertandingan melawan Leeds United sendiri diwarnai dengan cedera yang dialami Bruno Fernandes.

Advertisement