Mantan bek legendaris Manchester United, Rio Ferdinand, mengungkapkan adanya firasat dan keanehan yang ia rasakan sebelum Ruben Amorim resmi dipecat dari kursi manajer pada Senin (5/1/2026). Ferdinand menduga ada alasan lain di balik pemecatan tersebut, selain hasil-hasil mengecewakan yang diraih tim.
Komentar Pedas Amorim Jadi Pemicu?
Salah satu dugaan kuat yang beredar adalah komentar pedas Amorim pasca laga melawan Leeds United akhir pekan lalu. Pria asal Portugal itu menegaskan kedatangannya ke Old Trafford adalah untuk menjadi manajer tim, bukan sekadar kepala pelatih. Pernyataan ini secara implisit dianggap sebagai serangan terhadap Direktur Keolahragaan, Jason Wilcox.
Amorim dikabarkan menginginkan keleluasaan lebih dalam membentuk tim untuk menjalankan pola andalannya, 3-4-3, yang sejauh ini belum menunjukkan hasil maksimal.
Ferdinand Rasakan Perubahan Sikap Amorim
Rio Ferdinand mengaku mulai mencium adanya masalah setelah menyaksikan dua konferensi pers terakhir Ruben Amorim. Ia menilai ada perubahan sikap yang drastis dari sang manajer.
“Saya melihat dua konferensi persnya yang terakhir dan saya berpikir ‘Ada yang gak beres ini’. Orang ini, salah satu ciri terbaik dan yang paling disukai adalah kemampuannya untuk bersikap lugas, positif, dan ceria,” kata Ferdinand, mengutip dari Metro.
Ferdinand menambahkan, “Dua yang terakhir ini, dia terlihat tertekan. Saya tak mengatakannya waktu itu, tapi terakhir kali saya ke sana dan mewawancarai Bruno Fernandes, saya melihat manajer ini, Ruben dan saya berbicara selama 5-10 menit.”
Ia melanjutkan, “Dia itu kan sosok yang hangat, bisa menghabiskan waktu panjang dengan Anda dan membahas detail-detail. Dia itu terbuka orangnya, seperti buku yang terbuka. Tapi terakhir kali saya ke sana, saya langsung menyadari nuansa dingin darinya dan ada perbedaan besar dari yang sebelumnya saya lihat.”
Akar Masalah Diduga Sejak Sebelum Natal
Ferdinand meyakini bahwa masalah ini bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam. Ia menduga akar masalahnya sudah ada sejak sebelum periode Natal.
“Sekarang, kalau saya melihat ke belakang, menurut saya segala sesuatunya dimulai sebelum Natal. Ini bukan sesuatu yang terjadi dalam semalam, dalam konteks dialog ke hierarki, melainkan juga soal perasaannya terhadap segala sesuatunya,” jelas Ferdinand.
Ia kembali menegaskan, “Saya melihat aura dingin ini, dalam dua jumpa pers terakhir, saya melihatnya. Nuansa di tempat latihan dari pemain terasa bagus, tapi dia sendiri terasa agak berjarak.”
Sebelumnya, Manchester United juga dikabarkan mengalami nasib sial setelah kalah dari Leeds United, Bruno Fernandes juga mengalami cedera.






