Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap pandangan Roy Keane yang meragukan kelayakan Michael Carrick untuk posisi manajer permanen di klub tersebut. Ferdinand justru mengapresiasi kinerja impresif Carrick selama menjabat sebagai pelatih sementara.
Carrick Pimpin MU Raih Hasil Positif
Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United untuk mengisi kekosongan setelah pemecatan Ruben Amorim. Dalam masa jabatannya, Carrick berhasil membawa Setan Merah meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris. Capaian ini menempatkan MU di peringkat keempat klasemen sementara dengan 44 poin, hanya tertinggal tiga angka dari Aston Villa di posisi ketiga.
Ferdinand: Reputasi Besar Bukan Jaminan Sukses
Rio Ferdinand memuji torehan positif Carrick dan berharap konsistensi tersebut dapat terus berlanjut. Namun, ia merasa heran dengan pernyataan Roy Keane yang menilai Carrick tidak memiliki reputasi yang cukup untuk menjadi manajer MU. Ferdinand berargumen bahwa manajer dengan reputasi besar pun tidak menjamin kesuksesan di klub sebesar Manchester United.
“Ada unsur risiko, tetapi dengan setiap nama yang disebut-sebut, ada unsur risiko pada semuanya,” ujar Ferdinand dalam podcast miliknya. “Saya tidak tahu di bidang kehidupan mana pun, ketika seseorang datang diberi kesempatan untuk berprestasi, dan melangkah maju untuk kesempatan kerja, mereka langsung sukses – dan mudah-mudahan dia terus seperti itu. Saat ini dia sukses besar, empat kemenangan dari empat pertandingan, dan orang-orang berkata ‘tidak, dia seharusnya tidak mendapatkannya’.”
Ferdinand menambahkan, “Saya tidak mengerti itu dengan Roy, jujur saja. Saya tidak tahu bagaimana Anda bisa begitu menentangnya.” Pernyataan Ferdinand ini menekankan bahwa performa aktual di lapangan seharusnya menjadi tolok ukur utama, bukan sekadar rekam jejak atau reputasi masa lalu.






