Polri telah membangun total 187 unit jembatan yang tersebar di 27 provinsi di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap perintah Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Peran Aktif Polri dalam Pembangunan Infrastruktur
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri turut berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur vital ini. “Polri ikut berperan aktif dalam membangun 187 unit jembatan di 27 provinsi,” ujar Jenderal Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Dari total 187 jembatan tersebut, sebanyak 61 unit telah selesai dibangun, 38 unit masih dalam proses pengerjaan, dan 82 unit lainnya masih dalam tahap perencanaan. “Saat ini 61 sudah selesai, 38 dalam proses pembangunan dan 82 dalam perencanaan,” tambahnya.
Meningkatkan Akses dan Keamanan Anak Sekolah
Jenderal Sigit menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki tujuan ganda. Selain untuk membantu akses masyarakat secara umum, jembatan ini juga dirancang untuk mempermudah anak-anak sekolah dalam beraktivitas sehari-hari. “Terkait program gagasan Bapak Presiden untuk bisa membantu masyarakat atau pun anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai atau pun berputar jauh untuk bisa berangkat sekolah,” jelasnya.
Program Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit juga melaporkan peresmian 19 jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Jawa Tengah. Rencananya, program pembangunan jembatan akan terus berlanjut dengan target 66 jembatan tambahan di provinsi tersebut. “Beberapa waktu yang lalu, kami melakukan peresmian 19 jembatan Merah Putih di Jawa Tengah, di mana rencananya Jawa Tengah akan membangun 66 jembatan dan ini semua kita lakukan dalam rangka mendukung apa yang menjadi program-program Bapak Presiden,” pungkasnya.






