Sepakbola

Real Madrid Dituntut Lebih Tajam Usai Raih Kemenangan Dramatis atas Rayo Vallecano

Advertisement

Real Madrid dituntut untuk menampilkan performa yang lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Kebutuhan ini muncul setelah El Real memetik kemenangan dengan susah payah saat menjamu Rayo Vallecano di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Madrid, yang ditentukan melalui gol penalti di detik-detik akhir.

Jalannya Pertandingan yang Ketat

Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Vinicius Junior. Namun, keunggulan tersebut disamakan oleh tim tamu berkat gol Jorge de Frutos. Situasi semakin menarik ketika Madrid bermain dengan keunggulan jumlah pemain setelah pemain Vallecano, Pathe Ciss, diganjar kartu merah pada menit ke-80.

Meskipun mendominasi pertandingan dengan 56,7 persen penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan, lebih banyak lima tembakan dibandingkan tim tamu, Madrid kesulitan mengunci kemenangan.

Penalti di Injury Time Menentukan Kemenangan

Pada masa injury time, Madrid akhirnya mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran pemain Vallecano terhadap Brahim Diaz. Kylian Mbappe yang maju sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dari titik putih, memastikan tiga poin untuk Los Blancos.

Advertisement

Evaluasi dan Harapan untuk Peningkatan

Pemain Madrid, Federico Valverde, menyadari bahwa timnya seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal. Ia menekankan pentingnya peningkatan dalam ketajaman serangan.

“Kemenangan mendatangkan kebahagiaan dan mengubah energi. Namun bagi saya, hal yang esensial adalah terus berkembang dan tumbuh sebagai sebuah tim, berupaya untuk mengendalikan permainan jauh lebih awal sebelum waktu 90 menit berakhir,” kata Valverde seperti dikabarkan situs resmi Madrid.

Valverde menambahkan, “Kami tidak bisa selalu menunggu kesalahan dari tim lawan. Kami harus terus meningkatkan penyerangan dan mencetak lebih banyak gol.”

Advertisement